oleh

Samsat Kota Yogyakarta Juara Lagi, Siap Bikin Hattrick

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Kantor Pelayanan Pajak (Samsat) Kota Yogyakarta menyandang prestasi terbaik setelah memperoleh nilai tertinggi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

“Alhamdulillah. Ini mengulang kembali prestasi Samsat Kota Yogyakarta,” kata Kepala Samsat Kota Yogyakarta Bagiya Rahmadi SH MM kepada ZonaJogja.Com, hari ini (28/10/2021).

Hasil tersebut merupakan evaluasi kinerja triwulan ke-3 Pemda DIY. Prestasi perolehan nilai tertinggi disampaikan langsung Gubernur Sultan HB X di Kepatihan, 27 Oktober.

Bagiya akan mempertahankan capaian tersebut pada evaluasi triwulan akhir. Jajaran Samsat Kota Yogyakarta bertekad menciptakan hattrick sebagai juara kuasa pengguna anggaran.

“Inshallah, bisa,” katanya.

BACA JUGA: PCR Tak Efektif jadi Syarat Perjalanan, Epidemiolog UGM: Jika Perlu Dicabut

Lantas, apa resep mempertahankan juara? Bagiya mengatakan kuncinya adalah menjaga kebersamaan. Menciptakan suasana kerja yang nyaman dan menyenangkan.

Membangun komitmen terus kompak dalam melayani masyarakat. Bagiya juga mengingatkan pentingnya tradisi melakukan evaluasi akhir bulan secara rutin dan konsisten.

Juga menyusun perencanaan program kerja yang update terhadap perkembangan jaman. Intinya, menjadi lembaga pelayan masyarakat itu harus terus berinovasi.

“Menutup tahun anggaran 2021,  kami bertekad menciptakan hattrick. Inshaallah,” katanya.

BACA JUGAHore, Taman Pintar Telah Dibuka

JUARA: Samsat Kota Yogyakarta memperoleh nilai tertinggi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). (istimewa)

Bagiya menambahkan, target pendapatan PKB dan BBnKB tahun 2021 sebesar Rp 227,466 miliar. Terdiri PKB sebesar Rp 163,987 miliar dan BBNkB Rp 63, 479 miliar.

Sebanyak 12 layanan Samsat dioptimalkan untuk memenuhi target tersebut. Meliputi, Samsat Induk Kota Yogyakarta, Samsat Loket Cepat, Samsat Corner Mal Galeria, Samsat BPD Giwangan, Samsat Desa Wirogunan, Samsat Mal Pelayanan Publik, Samsat Bis Keliling, Samsat Gojak, Samsat Go Door Pakmo, Samsat E Posti, Samsat Gopay, dan Samsat Gerai PDAM Jetis.

Pendapatan PKB hingga 27 Oktober mencapai 80 persen. Sedangkan  BBnKB sebesar 84 persen. (aza/asa)