Tutup
Kesehatan

Tiga Peneliti Berkolaborasi Bikin Yogurt Seledri, Ternyata Manfaatnya Segudang

92
×

Tiga Peneliti Berkolaborasi Bikin Yogurt Seledri, Ternyata Manfaatnya Segudang

Sebarkan artikel ini
YOGURT: Produk ini telah dijual ke pasar sejak pertengahan Januari 2022. (istimewa)

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Family Yogurt sebagai merek dagang produk olahan susu hadir sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Mengapa produk alternatif? Dilihat dari segi komposisi bahan, terdapat seledri atau apium graveolens.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Family Yogurt merupakan hasil kreasi kolaborasi tiga peneliti senior.  Yakni, Prof Dr Ir Ambar Rukmini MP, peneliti dari Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Sain dan Teknologi Universitas Widya Mataram.

Dr Lily Arsanti Lestari STP MSc, doktor pada Program Studi Gizi Kesehatan Fakulas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM); dan Aninditya Ratnaningtyas SGz MSc.

Ambar bersama Lily dan Ratna  merupakan penerima hibah penelitian dari Kementerian Riset dan Teknologi Direktorat Pendidikan Tinggi periode 2019-2020. Meneliti pembuatan yogurt dengan bahan sayur seledri selama 2 tahun.

“Proses kelayakan produk dan hak intelektual telah selesai. Kami sudah mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI,” kata Ambar.

YOGURT SELEDRI: Hasil penelitian mengungkapkan komposisi yogurt seledri dapat menurunkan kadar kolesterol total, menurunkan kolesterol jahat, dan meningkatkan kolesterol baik. (istimewa)

Hasil penelitian mengungkapkan komposisi yogurt seledri dapat menurunkan kadar kolesterol total, menurunkan kolesterol jahat, dan meningkatkan kolesterol baik.

Komposisi Family Yogurt terdapat susu sapi pasteurisasi, seledri, gula pasir, lactobacillus bulgaricus dan streptococcus thermophillus.

“Asupan yogurt dalam tubuh mudah diserap dalam sistem pencernaan manusia. Bakteri asam laktat yang diinokulasikan mampu menyeimbangkan mikroflora usus,” timpal Lily.

Yogurt seledri telah diproduksi antara tim peneliti dan CV Javaraya Milk. Produk ini telah dijual ke pasar sejak pertengahan Januari 2022.

“Kami sedang menyiapkan dan merintis untuk pemasaran online,” kata Ratna.

(mkb/asa)