Tutup
Nasional

Menhub Budi Karya Minta Masyarakat Mudik Lebih Awal, Ini Alasannya

77
×

Menhub Budi Karya Minta Masyarakat Mudik Lebih Awal, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
MENHUB BUDI KARYA SUMADI: Masyarakat yang sudah bisa libur, diminta mudik lebih awal. Karena jalanan masih tidak terlalu padat. (bkip kemenhub)

JAKARTA, ZonaJogja.Com –  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menganjurkan masyarakat  mudik lebih awal.

Alasannya,  agar terhindar dari kepadatan pada  puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi terjadi mulai 18 sampai  21 April 2023.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

“Bagi masyarakat yang sudah bisa libur, silakan mudik lebih awal.  Karena jalanan masih tidak terlalu padat,” ujar Menhub seperti dilansir infopublik.com, hari ini (13/4/2023).

Pemerintah juga  memajukan libur cuti bersama menjadi 19-25 April 2023. Sejumlah operator transportasi dan jalan telah memberi tarif diskon untuk mendorong masyarakat mudik lebih awal.

Jasa Marga dan Hutama Karya, misalnya. Hutama Karya memberi potongan 20 persen untuk tol Trans Sumatra pada 16-18 April dan arus balik pada 26-28 April 2023.

BACA JUGA: Penjaga dan Penggali Makam Dikumpulkan di Balaikota, Ini yang Terjadi

Sementara Jasa Marga memberi potongan 20 persen pada tarif Tol Jakarta-Cikampek pada periode 16-18 April dan 27-29 April 2023.

Operator kereta api KAI juga memberi diskon untuk periode keberangkatan 14 – 17 April 2023.

Sedangkan Garuda Indonesia, Citilink, Transnusa dan Super Jet dan Lion Air juga menetapkan potongan harga pada tiket periode 13-17 April 2023.

Skenario rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan. Antara lain contra flow, one way, ganjil genap, pembatasan angkutan barang, dan manajemen rest area.

“Rekayasa lalu lintas akan dimulai 18 April 2023 mulai dari jalur tol Cikampek kilometer 72 sampai Gerbang Tol Kalikangkung kilometer 414,” kata Menhub. (*)