Tutup
Wisata

Ke Semarang Jangan Lupa Cicipi Lunpia Cik Meme, Ada Promo, Rasanya Wow !

389
×

Ke Semarang Jangan Lupa Cicipi Lunpia Cik Meme, Ada Promo, Rasanya Wow !

Sebarkan artikel ini
LUNPIA CIK MEME: Menjadi ikon kuliner Kota Semarang, sekaligus pelopor lunpia bersertifikat Halal. (ist)

ZonaJogja.Com – Memeriahkan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Lunpia Cik Meme (LCM) kembali menggelar promo.

Sebelumnya,  LCM sukses menyelenggarakan promo Tradisi Budaya Ramadhan (TBR). Promo ini  menawarkan beli 1 gratis 1 untuk menu spesial.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Dilanjutkan  peringatan Hari Jadi Kota Semarang dengan promo lunpia beli 5 gratis 1 selama 45 hari. Berlaku 2 Mei-15 Juni 2023.

Kali ini,  LCM yang membuka gerai di Jalan Gajahmada 107 Kota Semarang ini menggelar promo Tradisi Budaya Kemerdekaan RI.

Tanggal 14 hingga 20 Agustus 2023,  digelar pesta lunpia. Beli 1 gratis 1 untuk all varian. Seperti  Lunpia Original, Lunpia Special dan Plain.

BERITA LAINGelar Sosialisasi, Mahasiswa UMBY Minta Orang Tua Izinkan Anak Main Jathilan

“Acara ini secara khusus didedikasikan menyambut  HUT Kemerdekaan RI ke-78. Juga bertujuan agar  jajan kuliner budaya anak bangsa sanggup untuk menjadi tuan di negaranya sendiri,” kata pemilik LCM, Meliani Sugiarto SE atau disapa Cik Meme.

Cik Meme terus memerjuangkan eksistensi lunpia Semarang sejak keluarnya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 270/P/2014 tanggal 8 Oktober 2014.

Surat keputusan ini menetapkan Lunpia Semarang sebagai Warisan Budaya Nasional Tak Benda.

“Dalam sejarah juga telah menjadi bagian supremasi ikon dan identitas Kuliner Kota Semarang,” terang Cik Meme.

LCM telah menjadi ikon kuliner Kota Semarang, sekaligus pelopor lunpia bersertifikat Halal. Semua produk LCM telah mendapatkan sertifikasi Halal.

BERITA LAIN: Kiai Dudo, Bulus Kuning “Penunggu” Sendang Kakung di Kotagede

SELALU RAMAI: Gerai Lunpia Cik Meme di Jalan Gajahmada 107 Kota Semarang, Jateng. (ist)

Sekadar diketahui, sejarah Lunpia Cik Me Me dipelopori engkong buyutnya pada tahun 1870.

Yakni, pasangan suami Istri Tjoa Thay Joe dan Mbok Wasie (1870).

Suami isteri ini tinggal di perkampungan Brondongan Semarang Timur. Di kampung ini, Cik Meme dibimbing dan dibesarkan  orang tuanya.

Yakni,  Maestro Chef Lunpia Tan Yok Tjay dan So Tan Hwa yang merupakan generasi ke-2 Lunpia Mataram dan generasi ke-4 Lunpia Semarang. (*)