Tutup
Nasional

23 Relawan Asing Gelar Workshop di SMKN 1 Rota Bayat, Karya Pelajar Curi Perhatian Years of Culture

209
×

23 Relawan Asing Gelar Workshop di SMKN 1 Rota Bayat, Karya Pelajar Curi Perhatian Years of Culture

Sebarkan artikel ini
WORKSHOP: Relawan Years of Culture menyaksikan pelajar yang sedang menyelasaikan karya seni keramik. (azam/zonajogja.com)

ZonaJogja.Com – Sebanyak 23 relawan asing mendatangi SMK Negeri 1 Rota Bayat, Klaten, Jawa Tengah.

Mereka adalah relawan yang tergabung dalam Years of Culture. Antara lain dari Qatar, Kamboja,  Palestina, Sudan,  Belarusi dan Amerika.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Relawan dari berbagai negara ini berbaur bersama ratusan pelajar SMK Negeri 1 Rota Bayat.

Program ini merupakan kerjasama Years of Culture dengan Community Service Section Qatar Museums, Virginia Commonwealth University Qatar dan Qatar Youth Hostels.

BERITA LAIN: Gerai Bakpia Kukus Tugu Jogja Terbesar Dibuka di Gondomanan, Hadirkan Konsep Satu Tempat Banyak Rasa

Diantara mereka juga ada seniman dari Qatar Museum. Kehadiran rombongan relawan ke SMK Negeri 1 Rota Bayat dipimpin Head of Community Services Section Qatar Museums, Hazem Idriss.

Mereka berada di Bayat tanggal 23 – 27 Oktober. Selama lima hari, para relawan mengikuti workshop.

Mereka akan membina hubungan, mempromosikan pemahaman lintas budaya dan membangun kepercayaan yang terjalin antara Qatar dan Indonesia di level akar rumput.

Puluhan relawan yang tergabung dalam Years of Culture adalah para profesional dalam bidang berbeda.

Mereka  berbagi pengalaman dalam disiplin ilmu kreatif. Mulai  fotografi, pemasaran digital, videografi, event organizer, dan pengembangan produk  mode dan desain.

BERITA LAIN: Pemenang Sayembara Desain Arsitektur Gedung LPS di IKN Diumumkan, Juaranya Diborong dari Jakarta

SENI KALIGRAFI: Seniman dari Qatar sedang berbagi ilmu membuat kaligrafi. (azam/zonajogja.com)

Selama lima hari menggelar workshop di SMK Negeri 1 Rota Bayat, Hazem Idriss memuji karya para pelajar.

Karya yang mencuri perhatian para relawan antara lain produk kerajinan, keramik dan batik.

“Karya yang luar biasa,” ujar Hazem.

Hazem lantas menghubungi manajemen Hotel Inside by Melia. Berharap produk seni yang dibuat para pelajar SMK Negeri 1 Rota Bayat bisa dipamerkan agar terjual.

Sekadar diketahui,  Years of Culture adalah inisiatif yang bertujuan memperkuat ikatan budaya antar negara.

Juga mempromosikan saling pengertian dan apresiasi melalui hubungan interpersonal dan pengalaman yang mendalam.

BERITA LAIN: Loman Park Hotel Yogyakarta, Sensasi Nuansa Klasik dengan Fasilitas Modern

KENALAN: Head of Community Services Section Qatar Museums, Hazem Idriss mengenalkan salah satu relawan. (azam/zonajogja.com)

Years of Culture kali pertama menjalin kerjasama dengan SMKN 1 Rota Bayat sejak tahun 2009.

Kerjasama dimulai dukungan dan inisiatif Reach Out to Asia Qatar  yang membangun gedung sekolah setelah gempa 2006.

SMK Negeri 1 Rota Bayat dikenal sebagai sekolah yang memproduksi seniman muda yang memiliki spesialisasi batik, keramik, musik gamelan dan tari.

Program Years of Culture disupport sponsor. Antara lain Qatar Airways, Vodafone, Qatar Gas, Shell, Ooredoo, Shangrila Hotel and Resorts, Lulu Group International, Qatar Financial Centre, Qatar Petroleum dan ExxonMobil. (*)