Tutup
Wisata

Candi Cetho, Peninggalan Kerajaan Majapahit di Lereng Gunung Lawu

347
×

Candi Cetho, Peninggalan Kerajaan Majapahit di Lereng Gunung Lawu

Sebarkan artikel ini
CANDI INDUK: Tangga menuju gapura candi utama. (azan/zonajogja.com)

ZonaJogja.Com – Candi Cetho. Inilah saksi peninggalan kehidupan masa lalu yang berada di lereng Gunung Lawu.

Lokasinya di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan air laut.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Secara administratif, candi yang diperkirakan dibangun pada abad 15  ini masuk wilayah Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Candi Cetho berada  di teras paling atas. Dalam cerita sejarah,  tempat ini menjadi pesanggrahan Prabu Brawijaya V.

——————–

BERITA LAIN:

——————–

BATU BERSEJARAH: Salah satu area di kompleks Candi Cetho. (azam/zonajogja.com)

Sampai sekarang, candi yang berada di atas awan ini  menjadi tempat beribadah bagi masyarakat pemeluk agama Hindu.

Candi Cetho juga  menjadi tempat wisata  yang banyak dikunjungi  wisatawan domestik dan mancanegara.

“Terutama saat weekend. Tempat ini penuh wisatawan,” terang seorang petugas yang berjaga di pintu masuk.

Sementara pada hari-hari biasa, pengunjung tidak sebanyak hari Sabtu dan Minggu. Menuju lokasi ini, para pengunjung disuguhi pemandangan alam yang aduhai.

——————-

BERITA LAIN:

——————-

Menyaksikan hamparan bukit hijau sejak  masuk wilayah Ngargoyoso, melewati Kemuning hingga sampai di gapura masuk menuju Candi Cetho.

Tapi, dibutuhkan kehati-hatian saat mengendarai sepeda motor atau mobil.

Juga dipastikan kendaraan dalam kondisi sehat. Pasalnya, selain tidak lebar, jalan yang dilewati naik-turun dan berkelok.

“Butuh kesabaran. Karena harus antri. Apalagi pas hari libur,” ujar Wahyu, warga Kemuning.

——————-

BERITA LAIN:

——————

TERAS: Tangga dan gapura menuju cani utama. (azam/zonajogja.com)

Candi Cetho buka setiap hari pukul 08.00 – 17.00.  Tiket bisa diperoleh menggunakan e-Ticketing.

Atau juga bisa membayar dengan QRIS.  Fasilitas umum yang disediakan di kawasan Candi Cethi sangat lengkap.

Ada toilet, area parkir yang luas, mushola dan toko yang menjual oleh-oleh atau cindera mata.

Selain menjadi tempat wisata, Candi Cetho juga menjadi basecamp jalur pendakian ke Puncak Gunug Lawu. (*)