Beranda » Kesehatan » Wolbachia Bisa Menginfeksi Manusia? Ini Penjelasan Peneliti UGM

Wolbachia Bisa Menginfeksi Manusia? Ini Penjelasan Peneliti UGM

ZonaJogja.Com – Ini pandangan dosen UGM tentang rencana penyebaran telur nyamuk wolbachia di Bali.

Peneliti Pusat Kedokteran Tropis Universitas Gadjah Mada, dr Riris Andono Ahmad MPH PhD menandaskan pelepasaan telur wolbachia sebenarnya berpotensi menekan penularan virus dengue.

“Melepaskan nyamuk ber-wolbachia jantan dan betina dalam waktu sekitar 6 bulan agar  populasi nyamuk  memiliki Wolbachia.  Nantinya dapat menurunkan penularan virus dengue,” terang Riris yang juga anggota peneliti World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta.

Saat nyamuk jantan ber-wolbachia kawin dengan nyamuk betina tanpa wolbachia, telurnya tidak akan menetas.

BERITA LAIN:

Namun bila nyamuk betina ber-wolbachia kawin dengan jantan tidak ber-wolbachia, seluruh telurnya akan menetas.

Bila nyamuk betina ber-wolbachia kawin dengan nyamuk jantan ber-wolbachia, semua menetas dan mengandung wolbachia.

Betulkah wolbachia bisa menginfeksi ke tubuh manusia? Riris mengatakan wolbachia tidak menginfeksi manusia.

Tidak terjadi transmisi horizontal terhadap spesies lain. Bahkan, wolbachia tidak mencemari lingkungan biotik dan abiotik.

BERITA LAIN:

Kata Riris, penelitian teknologi wolbachia sudah dilakukan di Yogyakarta sejak 2011.

Dimulai penelitian fase kelayakan dan keamanan (2011-2012), fase pelepasan skala terbatas (2013-2015), fase pelepasan skala luas (2016-2020), dan fase implementasi (2021-2022).

Sedangkan  studi pertama Aplikasi Wolbachia untuk Eliminasi Dengue (AWED) dilakukan di Yogyakarta dengan desain Cluster Randomized Controlled Trial (CRCT).

Hasil studi AWED menyebutkan, nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia mampu menurunkan kasus dengue sebesar 77,1 persen.

Juga menurunkan rawat inap karena demam berdarah sebesar 86 persen.

Saat ini, Kementerian Kesehatan sedang menyusun strategi nasional penanggulangan dengue.

Dan, teknologi wolbachia merupakan bagian dari inovasi program pengendalian dengue.

“Kementerian Kesehatan selanjutnya merencanakan implementasi secara bertahap,” ujarnya. (*)

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

Hari Terakhir Pameran Pertanahan “Hamemayu Bumi Nagari”

  • 9 September 2026 09:38 WIB

Ada tiga layanan yang dapat dimanfaatkan. Yakni, layanan kekancingan untuk pemanfaatan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten, pembaruan dan perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) serta hak pakai.

Budi Waljiman Sebut Keistimewaan Yogyakarta jadi Modal Penting Perkuat Pembangunan Daerah

  • 19 Agustus 2026 19:20 WIB

Keistimewaan Yogyakarta tidak hanya berkaitan tata kelola pemerintahan, tetapi juga tercermin dalam nilai budaya, gotong royong, dan keteladanan yang diwariskan para pahlawan.

Buka Layanan OEC, OMRON Bantu Masyarakat Turunkan Risiko Stroke dan Serangan Jantung

  • 20 Agustus 2026 16:46 WIB

OMRON Experience Center menghadirkan pusat layanan teknis, termasuk servis dan kalibrasi alat yang efisien, agar masyarakat dapat menjaga konsistensi pemeriksaan tekanan darah tanpa kendala.

Spill Seni dan Pariwisata, Joko Mursito Dapat Predikat Doktor “Terbaik”

  • 24 Agustus 2026 10:10 WIB

kebijakan publik yang dilandasi riset pendidikan akan melahirkan program yang implementatif bagi pembangunan daerah.

Jika Alami Ini, Segera Periksa ke Dokter atau Puskesmas

  • 24 September 2026 19:36 WIB

Virus influenza dapat ditularkan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui droplet saat bicara, batuk, dan bersin.

Budi Waljiman Apresiasi Dedikasi Paskibraka

  • 20 Agustus 2026 06:44 WIB

Pengalaman menjadi anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan pelaksanaan tugas upacara kenegaraan

Danais Dukung Jogja Book Fair 2026, Anak-Anak Muda Serbu Pameran Arsip Keistimewaan

  • 30 Agustus 2026 18:13 WIB

Puluhan program acara pendamping telah disiapkan selama penyelenggaraan kegiatan yang akan berakhir 8 September mendatang.

360 Pegawai Negeri di DIY Terima Tanda Kehormatan

  • 7 September 2026 16:46 WIB

Institusi yang kuat bukan hanya memiliki pegawai yang cakap, tetapi juga memiliki mata rantai keteladanan yang tidak terputus.