Diatensi Danais, Berharap Festival Pacak Sepuran jadi Destinasi Wisata

ZonaJogja.Com – Festival Pacak Sepuran. Inilah event tahunan di Kabupaten Kulon Progo yang memberi faedah bagi masyarakat.
Kegiatan tahunan ini juga bersinergi dengan pengembangan destinasi wisata baru di Kulon Progo.
Festival Pacak Sepuran merupakan lomba menghias kawasan di sepanjang lintasan kereta api dari wilayah Kapanewon Sentolo hingga Temon.
“Penyelenggaraan festival ini dilatarbelakangi kondisi kanan kiri rel kereta api yang belum maksimal ditata,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito SSn kepada ZonaJogja.Com, hari ini (21/11/2023).
Joko menyebut Festival Pacak Sepuran merupakan satu dari tujuh kegiatan kolaboratif bidang pariwisata.
BERITA LAIN:
- Joko Mursito, Sosok Pegawai Negeri Bukan Biasa Biasa Saja
- DIY Deklarasi Pemilu Damai, Sultan: Harapan Saya, Dipatuhi Saja

JOKO MURSITO: Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo. (ist)
Harapannya, output penyelenggaraan festival membuat kawasan lintasan kereta api menjadi bersih, semakin cantik dan menawan.
————-
“Juga enak ditonton. Dan, tentunya bisa memberi dampak secara ekonomi bagi masyarakat,” imbuhnya.
————-
Festival yang didukung Dana Keistimewaan ini, kali pertama dilaksanakan tahun 2021.
Pesertanya dari 15 kalurahan. Festival pertama mengusung tema pewayangan.
Agar produk festival menjadi maksimal, Dinas Pariwisata melibatkan para seniman berkompeten.
Setelah dilakukan penilaian, tim juri memutuskan Juara 1 Kalurahan Sukoreno, Sentolo. Juara 2 Kalurahan Kulur, Temon.
Juara 3 Kalurahan Karangsari, Pengasih. Juara 4 Kalurahan Tawangsari, Temon. Juara 5 Kalurahan Kaligintung, Temon. Sedangkan Juara 6 adalah Kalurahan Wates, Kapanewon Wates.
BERITA LAIN:
- UMP DIY Naik jadi Rp 2.125.897, Gubernur Umumkan UMK Kota dan Kabupaten Tanggal 30 November
- 2 Kalurahan Ini Sukses Kelola Dana Desa, Bagaimana Caranya?
Setahun kemudian, Festival Pacak Sepuran kembali digelar. Kali ini, tujuan festival untuk menciptakan destinasi wisata baru di kanan-kiri lintasan kereta api.
Lomba diikuti 14 kalurahan dan 1 wilayah kalurahan yang dilewati kereta api.
Pada penyelenggaraan tahun 2022, penilaian tak hanya pada aspek tampilan dan estetika.
Tetapi, karya yang dibuat harus berimbas terhadap kehadiran ruang publik bagi masyarakat.
“Penyelenggaraan tahun 2022 juga dibiayai Dana Keistimewaan,” terang Joko.
Tim Juri memutuskan Juara 1 Sentolo yang menampilkan replika Pesawat Tetuko dan Garuda Yuda.
Juara 2 Hargorejo (Semut Hargorejo), Juara 3 Kalidengen (Tugu Yogya dan Patung pahlawan).
Juara 4 Banguncipto (Jembatan mBeling), Juara 5 Kaligintung (Patung Kuda dan Garuda), Juara 6 Kedungsari (Lokomotif).
BERITA LAIN:
- Hatta Kawwa, Mantan Politisi yang jadi Pelopor Kelahiran Ngayogjazz
- Eva Celia Nge-Jam Bareng MLDJAZZPROJECT di Ngayogjazz, Penonton Luber!

SENI INSTALASI: Orang-orangan dari limbah di Kapanewon Wates. (azam/zonajogja.com)
Pada Festival Pacak Sepuran 2023 tetap dikuti 14 Kalurahan dan 1 Kelurahan yang dilalui jalur kereta api.
Puncak Acara Festival Pacak Sepuran diselenggarakan di Lapangan Tengah Pantai Glagah, Temon, Kulon Progo (Selasa, 22/08/2023).
Joko mengatakan, pada pelaksanaan Festival Pacak Sepuran ke-3 dilakukan renovasi konsep.
“Bagaimana festival ketiga ini mampu menciptakan ruang publik yang bisa difungsikan sebagai destinasi wisata,” kata Joko.
Pemerintah daerah terus mengajak pengelola Desa Wisata, Pokdarwis , Karang Taruna, Bumdes dan seluruh elemen masyarakat bekerjasama memunculkan destinasi wisata baru.
Obyek pengembangan tempat wisata baru di sepanjang lintasan kereta api dari Kapanewon Sentolo hingga Temon.
BERITA LAIN:
- Warga Memandikan Kuda di Pantai Parangtritis, Jadi Tontonan Pengunjung
- Forum Global untuk Gerakan Iklim Berakhir, Peserta Puji Seruan Aksi Muhammadiyah
Setelah dinilai tim juri, Kalurahan Karangsari menyandang juara 1.
Juara 2 Kalurahan Sukoreno, Juara 3 Kalurahan Tuksono, Juaran Harapan I Kalurahan Salamrejo, Juara Harapan II Kalurahan Kedungsari dan Juara III Kalurahan Banguncipto.
Lantas, bagaimana evaluasi Dinas Pariwisata terhadap pelaksanaan festival dari tahun 2021 hingga 2023?
Joko mengatakan, pada tahun 2021 peserta difasilitasi. Didampingi seniman perupa, instalasi, dan seniman patung.
Hasilnya bagus dan terukur. Kekurangannya, keterlibatan seniman lebih dominan.
Lalu muncul keinginan agar setiap kalurahan memilih pendamping sendiri-sendiri.
Pada tahun 2022, Danais melalui Dinas Pariwisata Kulon Progo kembali memfasilitasi festival.
Dinas juga memberi daftar seniman untuk dipilih kalurahan. Hasilnya bagus dan kualitas merata.
BERITA LAIN:
- Gancahan Gayeng, Siang hingga Malam Ada Musik Jazz, Gratis !
- Sponsori Jazz Goes To Campus 2023, LPS Ajak Anak Milenial Simpan Uang di Bank

REPLIKA: Seni instalasi di pinggir lintasan kereta api di Kapanewon Pengasih. (azam/zonajogja.com)
Hanya kekurangannya, seniman dikendalikan kalurahan. Lalu disarankan agar kalurahan mencari pendamping.
Sementara penyelenggaraan tahun 2023 dilaksanakan bersamaan HUT Kemerdekaan Indonesia.
Tapi, produk festival kurang maksimal, karena lebih mengutamakan gerakan masyarakat.
“Saya bersyukur kepada masyarakat yang merawat dan menjaga karya-karya seni di pinggiran rel kereta api,” katanya.
Joko mengatakan, bila ada karya yang terkesan tidak terawat, tentu saja ada faktornya.
Pasalnya, seni karya instalasi wisata memang tidak bersifat permanen. Tetapi, berupa displai outdoor yang sangat dipengaruhi waktu dan cuaca.
Joko berharap pemerintah kalurahan yang menerima program bisa menjaga dan merawat karya-karya instalasi di kanan-kiri lintasan kereta api. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
76 Sekolah Ikuti MLSC Yogyakarta Seri 1, 1.294 Atlet Berlaga di Rumput Hijau
- 19 September 2026 22:04 WIB
MLSC bertujuan mempopulerkan sepak bola putri agar dapat membawa nama Indonesia ke pentas dunia di masa depan.
Spill Seni dan Pariwisata, Joko Mursito Dapat Predikat Doktor “Terbaik”
- 24 Agustus 2026 10:10 WIB
kebijakan publik yang dilandasi riset pendidikan akan melahirkan program yang implementatif bagi pembangunan daerah.
PDGI Ingatkan Bahaya Karies Gigi, Anak-anak jadi Sasaran Edukasi
- 8 Oktober 2026 21:12 WIB
Kegiatan PDGI menyasar anak-anak agar bisa melakukan upaya promotif dan preventif.
Ditanya Tenaga Ahli Utama KSP soal MBG, Pelajar SMP 10 Yogyakarta Bilang Enak dan Suka
- 7 September 2026 13:39 WIB
Pemkot Yogyakarta terus memperkuat koordinasi antara satgas, perangkat daerah dan SPPG untuk memantau pelaksanaan MBG secara kontinyu.
Budi Waljiman Ajak Isi Kemerdekaan Lewat Kerjasama dan Pengabdian Kepada Masyarakat
- 19 Agustus 2026 13:30 WIB
Budi Waljiman berharap peringatan ulang tahun ke-81 Kemerdekaan Indonesia menjadi momentum memperkuat komitmen melanjutkan semangat perjuangan pahlawan.
YK Festisale Digelar Selama Sebulan, 57 Hotel Beri Diskon Hingga 55 Persen
- 30 September 2026 23:13 WIB
Penyelenggaraan YK Festisale untuk mendorong promosi, transaksi, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Peringatan Memetri Kaistimewan 2026 Berakhir, Sultan HB X Ingatkan Keistimewaan agar Dijaga dengan Eling lan Waspada
- 13 September 2026 19:41 WIB
Pertunjukan ini sekaligus menandai selesainya rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan 14 Tahun Undang Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY.
Payung Wisata Yogyakarta Wacanakan Berdirinya Akademi Pengemudi di DIY
- 1 Agustus 2026 21:28 WIB
Harapannya, keberadaaan driver yang telah mengikuti sertifikasi membuat para wisatawan yang liburan ke DIY semakin nyaman.

Saat ini belum ada komentar