Ibu Hamil Kurang Asupan Protein Berisiko Lahirkan Anak Stunting, Ini Penjelasannya

ZonaJogja.Com –Ini pesan penting bagi ibu hamil. Selama mengandung, gizi harus diperhatikan.
Karena kualitas gizi yang tidak tercukupi saat ibu hamil, bisa memicu lahirnya seorang anak dalam kondisi stunting.
“Kurangnya asupan protein pada seorang ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kesehatan anak ketika lahir,” kata Dr dr Neti Nurani MKes SpA(K) saat menjadi keynote speech pada Seminar Pencegahan Stunting di SM Tower & Convention, hari ini (6/12/2023).
Acara ini diselenggarakan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Dihadiri sekitar 100 peserta yang didominasi perempuan.
BERITA LAIN:
- Pemkot Yogyakarta Terima TKD Rp 967 M, Sultan Minta Digunakan Secara Disiplin
- Telkomsel Launching Mobile Selling Simcard, Bermanfaat bagi Wisatawan

STUNTING: Seminar Pencegahan Stunting di SM Tower & Convention. Diselenggarakan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. (azam/zonajogja.com)
Saat menyampaikan materi Penanganan Stunting Terkini dan Penguatan Kolaborasi, Dokter Neti mengatakan stunting pada balita juga dipengaruhi riwayat gizi ibu.
Seperti kekurangan energi kronis (KEK) dan anemia gizi besi (AGB) selama masa kehamilan.
Ibu hamil dengan keadaan KEK akan menghasilkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang berisiko stunting.
Dokter Sulistiyari Retnowati menyebut banyak faktor yang menjadi penyebab stunting. Itulah sebabnya pengenalan dan pencegahan badan bayi lahir rendah pada kehamilan sangat perlu diperhatikan.
“Pencegahan kehamilan dengan berat badan bayi rendah adalah hal yang penting,” ujar Retno.
BERITA LAIN:
- OJK Cabut Izin BPR Persada Guna, LPS Siapkan Pembayaran Klaim Penjaminan Simpanan Nasabah
- Budi Waljiman: Fungsi Hakiki Anggota Dewan adalah Melindungi Rakyat
Faktor-faktor yang mengakibatkan berat badan bayi lahir rendah antara lain kehamilan pertama, merokok, kurangnya gizi saat kehamilan, sakit diabetes atau darah tinggi.
Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dr H Muhammad Komarudin SpA mengajak semua pihak bersama mencegah terjadinya stunting.
“Stunting tidak hanya masalah kesehatan. Tetapi juga dapat berdampak pada kehidupan sosial,” kata Komarudin
Kata Komarudin, kasus stunting di Indonesia semakin menurun. Tetapi tetap perlu bekerja keras agar target prevelensi stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024 dapat tercapai. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Tim Setmilpres ke Kulon Progo, Sambangi Museum Pawukon yang Diinisiasi GKR Bendara
- 11 Oktober 2026 09:58 WIB
Kitab ini disimpan di Museum Pawukon di Sidorejo, Lendah. Museum ini sekaligus menjadi daya tarik pariwisata berbasis kearifan lokal.
Kejurnas Catur ke-51 Digelar di Banten, Kota Yogyakarta Kirim 14 Atlet, 5 Orang Ikuti Penataran Wasit
- 19 Oktober 2026 13:42 WIB
Selain pemain, Percasi Kota Yogyakarta juga mengirim lima nama untuk penataran wasit dan pelatih.
Sultan Nyatakan Jukir Tak Punya Hak Tentukan Tarif
- 21 September 2026 20:44 WIB
GKR Condrokirono telah menjelaskan Bolosego mengantongi izin berjualan di Alun-alun Selatan dari Keraton Yogyakarta.
Gandeng RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Jurnalis Forwakobis Bikin Acara Periksa Kesehatan Gratis di Sayidan
- 30 Agustus 2026 19:37 WIB
Kepala Bidang Pelayanan BPD DIY Cabang Senopati, Muis yang hadir pada acara ini memberi apresiasi kepada Forwakobis yang memberi atensi terhadap kesehatan masyarakat.
Peringati Hari Jadi ke-75 Kulon Progo, Alun Alun Wates “Membara”
- 16 Oktober 2026 18:34 WIB
Pertunjukan yang berlangsung selama satu jam lebih ini terinspirasi cerita Api di Bukit Menoreh.
Pertamina Gelar SMEXPO di Pasar Ngasem
- 3 Oktober 2026 07:16 WIB
Pertamina SMEXPO melibatkan 48 UMKM. Lebih dari 6 ribu produk dijual. Ada kuliner, kerajinan, fashion, dan agribisnis.
Lazismu DIY Salurkan Bantuan Rp 706 Juta, Masyarakat Makin Percaya Program Beasiswa Sang Surya
- 12 September 2026 10:19 WIB
Ketua PWM DIY, Ikhwan Ahada mengingatkan penerima beasiswa memaknai cita-cita KHA Dahlan mendirikan persyarikatan Muhammadiyah.
WJNC 2026 Digelar 7 Oktober, Pawai di Jalan Malioboro hingga Titik Nol
- 10 September 2026 06:42 WIB
Pawai berangat dari DPRD DIY. Melakukan performance di depan Kepatihan.

Saat ini belum ada komentar