Tutup
Headline

Pemanfaatan Danais Makin Membumi, Bantuan untuk Kalurahan Tahun 2024 Naik jadi Rp 131,4 Miliar

234
×

Pemanfaatan Danais Makin Membumi, Bantuan untuk Kalurahan Tahun 2024 Naik jadi Rp 131,4 Miliar

Sebarkan artikel ini
MAKIN MEMBUMI: Wagub Paku Alam X, didampingi Sekda Beny Suharsono, menyerahkan BKK Danais kepada salah satu kalurahan. (Humas Paniradya Kaistimewan)

ZonaJogja.Com – Pemda DIY terus  berkomitmen mensejahterakan rakyat melalui Dana Keistimewaan.

Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan tahun Anggaran 2024 kembali didistribusikan untuk membiayai berbagai program kegiatan di organsasi perangkat daerah.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Penerima bantuan adalah Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul.

Kalurahan-kalurahan se-DIY juga mendapatkan  Bantuan Keuangan Khusus Danais.

BERITA LAIN:

MAKIN BERMANFAAT: Wagub Paku Alam X bersama kepala daerah se-DIY pada acara penyerahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan di Bangsal Kepatihan (Humas Paniradya Kaistimewan DIY)

Acara Penyerahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan  dilaksanakan di Bangsal Kepatihan Malioboro, hari  ini (22/12/2023).

Dihadiri Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X; Sekda Beny Suharsono beserta para asisten.

Paniradya Pati Kaistimewan,  Aris Eko Nugroho; dan Direktur Bank BPD DIY, Santoso Rohmat.

Juga hadir  Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih; Pj Bupati Kulon Progo, Ni Made Indrayanti; dan Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaja.

Termasuk 19 kalurahan yang diundang secara khusus oleh Paniradya Kastimewan DIY untuk mengikuti secara simbolis penyerahan BKK Dana Keistimewaan.

BERITA LAIN:

“Dana Keistimewaan yang diterima Pemda DIY tahun 2024 sebesar Rp 1,42 triliun,” terang Sekda Beny Suharsono.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, penggunaan  Dana Keistimewaan dialokasikan untuk urusan Kelembagaan, Kebudayaan, Pertanahan  dan Tata Ruang .

Dari jumlah tersebut, diberikan kepada organisasi perangkat daerah di Kota Yogyakarta sebesar Rp 84,8 miliar.

Bantul 53,15 miliar, Kulon Progo Rp 83,5 miliar, Gunungkidul Rp 60,3 miliar dan Sleman Rp 44,5 miliar.

Sedangkan total BKK Danais untuk percepatan pencapaian program strategis gubernur dan pemberdayaan masyarakat di kalurahan dan kelurahan sebesar Rp 131, 4  miliar.

BERITA LAIN:

KALURAHAN MANDIRI: Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Paniradya Pati Kaistimewa, Aris Eko Nugroho mengunjungi Pameran Desa Mandiri Budaya, Mandiri Pangan. (azam/zonajogja.com)

Sekadar mengingatkan, BKK Danais  yang dilaksanakan di Kota Yogyakarta  tahun 2023 sebesar Rp 97,9 miliar, Bantul Rp 52,2 miliar, Kulon Progo Rp 92,2 miliar,  Gunungkidul Rp 61,7 miliar dan Sleman 71.6 miliar.

Sedangkan pemanfaatan Danais di kalurahan dan keluarahan sebesar Rp 129,9 miliar.

Dibandingkan tahun lalu, pemanfaatan Danais untuk kalurahan tahun 2024  naik sebesar Rp 1,5 miliar.

Beny mengatakan, dana yang diterima setiap kalurahan tidak sama. Berkisar antara Rp 50 juta hingga Rp 6,25 miliar.

“Besar bantuan berdasarkan potensi dan kesiapan pelaksanaan kegiatan,” kata Beny memberi alasan.

BERITA LAIN:

Antara lain untuk pembiayan pembangunan Balai Budaya,  realisasi Kalurahan Maritim, pembentukan Kalurahan Mandiri Budaya.

Pembentukan Kalurahan Budaya, pengembangan Kalurahan Wisata dan Kalurahan Mandiri Pangan.

Danais juga mensuppot Arsitektur Yogyakarta, pelaksanaan Padat Karya Jogja Istimewa, dan pembangunan Omah Jaga Warga

Bersamaan penyerahan BKK Danais 2024,  diselenggarakan Pameran Desa Mandiri Budaya, Mandiri Pangan. (*)