Tutup
Kronika

Kunker ke Yogyakarta, Hafidh Asram Bahas Istitha’ah Kesehatan, Apa yang Menarik?

120
×

Kunker ke Yogyakarta, Hafidh Asram Bahas Istitha’ah Kesehatan, Apa yang Menarik?

Sebarkan artikel ini
KUNKER: Hafidh Asram ingin memastikan jamaah dapat menjalani ibadah haji tanpa mengalami gangguan kesehatan yang serius. (cdr)
Hari ini, anggota Komite III DPD RI, Drs HA Hafidh Asrom MM melakukan kunjungan kerja ke DIY.
Agendanya membahas berbagai persiapan penyelenggaran ibadah haji bagi jamaah calon haji DIY tahun 2024. Apa yang menarik?

———

Pertemuan  berlangsung di kantor DPD RI perwakilan DIY di Jalan Kusumanegara, Yogyakarta.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Acara ini dihadiri kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama DIY dan seluruh kantor Kemenag Kabupatan/Kota se-DIY, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah serta organisasi Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) DIY.

Pada kegiatan kunjungan kerja kali ini, Hafidh Asram membeberkan tentang istitha’ah kesehatan.

BERITA LAIN:

Istitha’ah adalah syarat kesehatan yang harus dipenuhi bagi calon jamaah haji sebelum ke Mekkah.

Istitha’ah kesehatan meliputi kondisi fisik dan mental yang memadai untuk menjalani ibadah haji tanpa mengalami gangguan kesehatan yang serius.

Yakni meliputi ketahanan tubuh, kekuatan fisik, dan kesehatan mental.

“Diskusi tentang persyaratan kesehatan ini penting untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan jamaah haji serta kesuksesan pelaksanaan ibadah secara keseluruhan,” kata Hafidh.

Pasalnya, calon jamaah haji mengeluhkan persyaratan. Misalnya  kesulitan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan, ketidakjelasan prosedur pengujian kesehatan, atau masalah aksesibilitas layanan kesehatan.

BERITA LAIN:

REKAPITULASI:Kuota haji DIY sebanyak 3.290. Dari jumlah itu,2.594 jamaah haji telah melunasi biaya haji. (cdr)

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama DIY, Aidi Johansyah, mengatakan tujuan penyelenggaraan ibadah haji  untuk memfasilitasi umat Islam yang mampu secara fisik, finansial, dan mental untuk menunaikan ibadah haji.

Ia menekankan pentingnya memberi pelayanan berkualitas. Menyelenggarakan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan berkesan bagi para jamaah haji.

Tujuan penyelenggaraan ibadah haji juga mencakup aspek pembinaan spiritual, sosial, dan kebersamaan umat muslim dari berbagai belahan dunia yang berkumpul di tanah suci.

Aidi mengatakan, pemerintah memegang peran utama dalam menyelenggarakan infrastruktur, regulasi, dan pelayanan yang diperlukan bagi para jamaah haji.

BERITA LAIN:

Sementara dukungan dari masyarakat dan sektor swasta dalam bentuk sumbangan, bantuan logistik, dan dukungan moral juga sangat penting.

“Kolaborasi antara semua pihak ini penting untuk memastikan ibadah haji dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi para jamaah haji,” kata Aidi.

Aidi menginformasikan, pelunasan biaya haji tahap pertama ditutup 3 Februari 2024.

Kuota haji DIY sebanyak 3.290.  Dari jumlah itu,2.594 jamaah haji telah melunasi biaya haji.

Pemerintah menjawalkan pelunasan tahap kedua tangal 13-26 Maret 2024. (*)