Tutup
Nasional

Al Gibrano Aristomoeda, Bocah Jago Dongeng dari Lampung Timur

327
×

Al Gibrano Aristomoeda, Bocah Jago Dongeng dari Lampung Timur

Sebarkan artikel ini
ANAK HEBAT: Al Gibrano Aristomoeda, anak dari suami-isteri, Aris Sudiharto dan Iqro Rian Moenach. (istimewa)

ZonaJogja.Com – Bocah didikan sekolah Muhammadiyah ini memang luar biasa.

Namanya Al Gibrano Aristomoeda. Anak kelahiran Sleman, 21 Oktober 2012 ini memiliki kemampuan merangkai kata-kata menjadi cerita menarik.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Gibran saat ini duduk di bangku kelas 5 SD MIM Tanjung Inten Purbolinggo, Lampung Timur.

Tinggal bersama ayah dan ibunya di Jalan Nusantara Raya, Taman Endah RT 01/01 Kecamatan  Purbolinggo Lampung Timur.

Gibran  tak hanya berprestasi mendongeng. Ia juga langganan menjadi  juara kelas sejak kelas 1 hingga sekarang.

BERITA LAIN: UIM Yogyakarta, Kampus Baru di Jalan Wates, LLDIKTI Wilayah V Sebut Potensinya Bagus

SELAMAT: Al Gibrano Aristomoeda membawa pulang medali perak pada ajang OlympicAD 2024 di Bandung, Jawa Barat. (Istimewa)

Prestasi itu tidak terlepas dari keberhasilan pendidikan orang tuanya,  Aris Sudiharto dan Iqro Rian Moenach.

Juga peran guru-guru di TK Aisyah Taman Sari, Purbolinggo dan SD MIM Tanjung Inten Purbolinggo, Lampung Timur yang selalu memberi dukungan.

Bocah yang  selalu memperlihatkan wajah sumringah ini kembali menorehkan prestasi.

Gibran membawa pulang medali perak pada ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VII 2024 di Bandung, Jawa Barat, 6-8 Marert 2024.

“Alhamdulillah. Memperoleh medali perak,” ujar Aris kepada ZonaJogja.Com, hari ini (9/3/2024).

BERITA LAIN: Ingat Kinahrejo dan Bebeng di Masa Lalu, Suasananya Bikin Kangen

Pada OlympicAD 2024, Gibran mendapatkan skor 85,5. Ia berada pada peringkat 10 dari 15 juara se-Indonesia.

Olimpiade diikuti 221 sekolah Muhammadiyah se-Indonesia. Terdiri 58 SMP, 59 SMP, 14 MTs, 42 SMA, dan 50 SMK di lingkungan sekolah Muhammadiyah.

Sekadar diketahui, OlympicAD VII digelar di tempat terpisah di Bandung.

Yakni, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Aisyiyah Bandung, kompleks Perguruan Muhammadiyah Antapani Bandung,  Aisyiyah Boarding School (ABS) Bandung, dan Kompleks Perguruan Muhammadiyah Cilengkrang Bandung. (*)