Tutup
Kronika

Bicara Pemilu 2024, ARJB Hadirkan Purnawirawan Jenderal TNI dan Polri

115
×

Bicara Pemilu 2024, ARJB Hadirkan Purnawirawan Jenderal TNI dan Polri

Sebarkan artikel ini
DISKUSI DEMOKRASI: Menghadirkan Jenderal TNI (purn) Tyasno Sudarto (mantan KSAD TNI) dan Brigjen Pol (purn) Drs Mamboyng (mantan Sekretaris Xdeputi VI Kesbangpol Kemenkopolhukam RI). (azam/zonajogja.com)

ZonaJogja.Com – Diskusi Forum Ngenteni Bukoposo putaran ketiga hari ini menghadirkan mantan petinggi TNI dan Polri.

Yakni,  Jenderal  TNI (purn) Tyasno Sudarto (mantan KSAD TNI) dan  Brigjen Pol (purn) Drs Mamboyng (mantan Sekretaris Xdeputi VI Kesbangpol Kemenkopolhukam RI).

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Diskusi yang dihadiri sekitar 100 orang ini digelar di nDalem Soerjogoeritnan Jalan Siliran Lor, Kemantren Kraton.

Di depan peserta diskusi, Tyasno mengajak warga Daerah Istimewa Yogyakarta bersatu.

BERITA LAIN: Balai Bahasa DIY Mencari Penulis Cerita Bahasa Jawa, Total Penghargaan Karya Rp 242,5 Juta

“Bersatu untuk menggerakkan reformasi baru,” kata Tyasno disambut applaus.

Tyasno lantas menyinggung pelaksanaan pemilihan presiden 2024  yang dianggap gagal.

Dipenuhi kecurangan. Tidak jujur dan tidak adil. Itulah sebabnya, ia mendukung dilakukannya diskusi yang digagas Aliansi Rakyat Jogja Bersatu (ARJB).

Diskusi yang mengusung tema: Agenda Kritis Pasca Pemilu 2024, Kemana Demokrasi Kita?

Bahkan, Tyasno mendukung  gerakan masyarakat untuk menyelamatkan negeri Indonesia.

BERITA LAIN: Pengurus Takmir Masjid di Kota Yogyakarta Bakal Dijamin BPJS Kesehatan, Dilaunching Sebelum Lebaran

“Tentu saja gerakannya harus terencana, sistematis dan massif,” kata Tyasno.

Mamboyng yang duduk di sebelah Tyasno, mendukung langkah ARJB yang menyelenggarakan diskusi.

“Ini bagus. Ini juga bagian dari aksi nyata menyelamatkan demokrasi,” ujarnya.

Koordinator Forum Ngenteni Bukoposo, Stevie S Wibowo mengatakan, diskusi dikonsep sebagai forum sinergi seluruh elemen masyarakat DIY untuk menyelamatkan demokrasi di Indonesia.  (*)