Tutup
Wisata

Bandara YIA jadi Tujuan Wisata, Pengunjung Terus Bertambah

125
×

Bandara YIA jadi Tujuan Wisata, Pengunjung Terus Bertambah

Sebarkan artikel ini
SAMBUT WISATAWAN: Direktur Utama Java Connections Art Management, Indro “Kimpling” Suseno (baju biru muda) sedang memberi arahan kepada model profesional di Lantai 3 Bandara YIA. (azam/zonajogja.com)

ZonaJogja.Com – Kini, Bandara Yogyakarta Indonesia Airport (YIA) bukan hanya menjadi terminal keberangkatan dan kepulangan pengguna pesawat terbang.

Sejak diresmikan 28 Agustus 2020, bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I ini  mulai digarap sebagai destinasi wisata.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Berbagai wahana dan fasilitas para wisatawan domestik maupun mancanegara terus dilengkapi.

Optimalisasi Bandara YIA sebagai tempat wisata telah dimulai sejak 2021.

Adalah  Java Connections Art Management  (JCAM) yang memiliki peran penting mengelola kawasan bandara menjadi daya tarik wisatawan.

BERITA LAIN: Mengenang Shalat Ied di Alun-alun Utara Yogyakarta, jadi Ingat Masa Kanak-Kanak

KREATOR EVENT: Direktur Utama Java Connections Art Management, Indro “Kimpling” Suseno. (ist)

JCAM merupakan mitra PT Angkasa Pura I yang dipercaya menggarap  kawasan bandara menjadi tempat wisata.

Sejak digarap JCAM, Bandara YIA semakin semakin menarik. Berbagai sudut bandara  tampak ramai dan semarak.

JCAM terus melakukan inovasi dan kreasi agar kawasan Bandara YIA  menjadi destinasi wisata yang menyenangkan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Menjadikan Bandara YIA sebagai destinsi wisata adalah keniscayaan. Teman-teman bisa lihat bagaimana suasana bandara sekarang,” kata Direktur Utama Java Connections Art Management, Indro “Kimpling” Suseno kepada wartawan, 29 Maret lalu.

BERITA LAIN: Layanan KB Gratis bagi Pasangan Usia Subur, Disediakan Uang Transportasi

SPOT WISATA: Kampoeng Tombo Kangen di Lantai 3 Bandara YIA. JAdi daya tarik tersendiri, (azam/zonajogja.com)

Kimpling, begitu sering disapa, menyelenggarakan media gathering. Acara ini diikuti wartawan ekonomi dan bisnis.

Selama di bandara, Kimpling mengajak para jurnalis berkeliling melihat lebih dekat spot wisata di lantai 1 hingga 3.

Ada bangunan replika Malioboro yang banyak digunakan sebagai spot selfie.

Kimpling juga membuat konsep Malioboro Mini  di lantai Mezzanine. Mezzanine merupakan kawasan penghubung  terminal keberangkatan dengan area parkir kendaraan.

JCAM juga  membawa suasana Malioboro di bandara. Seperti Malioboro, Bandara YIA juga tak pernah sepi dari event.

BERITA LAIN: Saron Gender di Pantai Glagah Diserbu Wisatawan, Penonton Sendratari Sugriwa Subali Mbludak

PARTY WISATA: Kerjasama BUMN, Injourney, Wonderful Indonesia, Angkasa Pura, dan INFIA. (azam/zonajogja.com)

Selalu ada pentas musik, pertunjukan seni tradisional, fashion show dan kegiatan lain yang mengundang animo para wisatawan.

Bahkan, JCAM membuka wahana permainan keluarga. Antara lain Taman Dinosaurus yang banyak digandrungi pengunjung.

Kimpling yang puluhan tahun mengarap event organizer ini juga merangkul para pelaku UMKM.

“Kami menyediakan tempat bagi UMKM yang ingin memasarkan sekaligus menjual produk,” kata Kimpling.

Terdapat  puluhan stand UMKM yang telah merasakan manfaat berjualan di bandara.

BERITA LAIN: Balai Bahasa DIY Mencari Penulis Cerita Bahasa Jawa, Total Penghargaan Karya Rp 242,5 Juta

FASHION SHOW: Mempromosikan produk -produk lokal berkualitas. (azam/zonajogja.com)

Ada kuliner, kerajinan, batik dan oleh-oleh panganan khas DIY. Sentuhan “tangan dingin” Kimpling yang paling fenomenal adalah Kampoeng Tombo Kangen di lantai 3.

Konsep suguhan klasik ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penumpang yang turun dan berangkat di Bandara YIA.

Juga ada Party Wisata di lantai 3. Event ini merupakan kerjasama BUMN, Injourney, Wonderful Indonesia, Angkasa Pura, dan INFIA.

Di tempat ini, wisatawan bisa melepas lelah. Duduk sembari menyaksikan hiburan yang menyenangkan.

BERITA LAIN: Wow ! Zakat Dokter RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping Capai Ratusan Juta Rupiah

SELALU RAMAI: Penumpang kerata api tujuan Bandara YIA dari Stasiun Tugu Yogyakarta. (azam/zonajogja.com)

Meramaikan Bandara YIA,  JCAM menggelar  wisata khusus bagi  taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Program ini dilaksanakan pada hari libur reguler atau libur panjang. Anak-anak diajak pemandu wisata mengelilingi kawasan Bandara YIA mulai lantai 1 hingga lantai 3.

JCAM juga telah melakukan persiapan menyambut tamu-tamu DIY pada  liburan Lebaran 2024. Antara lain menggelar event dan pemberdayaan UMKM.

“Mari berwisata ke Bandara YIA. Bandara YIA adalah tempat wisata alternatif yang menyenangkan,” kata Kimpling. (*)