Tutup
Headline

Namanya Masuk Bursa Calon Walikota Yogyakarta, Singgih Raharjo Bilang Begini

145
×

Namanya Masuk Bursa Calon Walikota Yogyakarta, Singgih Raharjo Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
ENGGAN BERKOMENTAR: Singgih Raharjo (berkacamata) bersama Kepala Dinas Kominfosan Kota Yogyakarta, Tri Hastono pada acara bukber bersama wartawan, sore tadi. (azam/zonajogja.com)

ZonaJogja.Com – Apa reaksi Singgih Raharjo menanggapi namanya masuk dalam bursa pemilihan walikota Yogyakarta?

Pejabat berkacamata ini hanya tersenyum. Enggan memberi banyak komentar.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Ia hanya bilang sedang fokus menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai penjabat walikota.

“Saya ingin menuntaskan dulu sejumlah pekerjaan yang belum rampung,” kata Singgih menjawab pertanyaan wartawan pada acara buka bersama di Meeting Room Hotel Gaia Cosmo, Jalan Ipda Tut Harsono 16 Yogyakarta, sore tadi (3/4/2024).

Seperti diketahui, Singgih dilantik menjadi penjabat walikota tanggal 22 Mei 2023.

BERITA LAIN: Syarat Buang Sampah di TPS Jaman Now, Harus Bangun Pagi, Lemparan Harus Kuat

Singgih menggantikan Sumadi, penjabat walikota sebelumnya. Singgih dan Sumadi adalah pejabat dari Pemprov DIY yang diberi tugas Gubernur menjadi “pemimpin” di Kota Yogyakarta.

Artinya, masa tugas Singgih akan berakhir tanggal 22 Mei 2024. Selanjutnya Singgih akan kembali menduduki jabatan sebagai kepala Dinas Pariwisata DIY.

Sementara pada tahun ini juga, Singgih memasuki purna tugas..

“Setelah pekerjaan selesai dan pensiun,  apakah akan diterima seandainya ada yang mencalonkan bapak jadi walikota?” tanya wartawan lagi.

BERITA LAIN: Keraton Yogyakarta, Seni dan Anak Muda l oleh Nasrul Khoiri

Lagi-lagi Singgih bersikukuh tak menjawab. Ia kembali menegaskan sedang merampungkan berbagai program.

Antara lain penanganan sampah. Bagi Singgih, sampah menjadi prioritas pekerjaan yang harus dituntaskan.

Keinginan Singgih bukan tanpa alasan. Pasalnya,  mulai 15 April 2024, sampah dari Kota Yogyakarta tidak lagi bisa diangkut ke TPST Piyungan, Bantul.

“Berarti butuh solusi. Saya bersama teman-teman di Pemkot Yogyakarta sedang mencari jalan keluar terbaik,” katanya.

Apalagi, Kota Yogyakarta bakal menyambut jutaan wisatawan pada liburan Lebaran 2024.

BERITA LAIN: Anak jadi Korban Kekerasan Makin Banyak, Pelakunya Orang Terdekat

Singgih tak menampik bila jutaan wisatawan itu bisa memunculkan persoalan sampah bila tidak segera diantisipasi.

Pekerjaan lain yang sedang diselesaikan Singgih menyangkut penataan lalu-lintas.

“Menurut saya, lalu-lintas di Kota Yogyakarta tidak macet. Tapi, melambat,” ujarnya.

Pemkot Yogyakarta saat ini sedang melakukan rekayasa agar tidak terjadi kemacetan. Terutama di jalan-jalan protokol. (*)