Tutup
Kronika

Abdul Halim Muslih Bakal Duet dengan Ichwan Tamrin?

294
×

Abdul Halim Muslih Bakal Duet dengan Ichwan Tamrin?

Sebarkan artikel ini
INCUMBENT: Abdul Halim Muslih dan Aslam Ridho pada pemilihan presiden 2024. (abdul halim muslih/facebook)

ZonaJogja.Com – Beredar foto Abdul Halim Muslih dipasangkan dengan Ichwan Tamrin di grup whatsapp.

Halim, ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bantul dikabarkan bakal duet dengan Ichwan.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Siapa Ichwan? Ichwan adalah kader Partai Ummat. Sebelumnya ia dikenal sebagai politisi Partai Amanat Nasional (PAN).

Ichwan juga dikenal sebagai kader tulen Muhammadiyah.

Lantas, betulkah Halim akan berpasangan dengan Ichwan pada pilkada Bantul 2024?

BERITA LAIN: Kisah tentang Sapardiyono, Wisata Kalibiru dan Batu Christ Bennet

Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Halim yang saat ini menjadi bupati Bantul hanya membaca.

Saat ditanya mengenai rencana koalisi yang akan dibangun PKB, Halim juga tidak menjawab hingga berita ini diturunkan.

Sementara Ichwan juga tidak banyak memberi penjelasan. Ia hanya mengatakan menunggu sikap dan keputusan Muhammadiyah.

“Saya nderek Muhammadiyah,” kata Ichwan singkat.

BERITA LAIN: Ratusan Anggota Joxzin Lawas Gelar Syawalan, Ariyanto “Jogkem” Didaulat jadi Dewan Penasihat

Terpisah, kader muda Muhammadiyah, Saleh Tjan mengaku mendengar kabar bakal majunya Ichwan sebagai balon wabup mendampingi Abdul Halim Muslih.

“Saya mendengar kabar itu. Tapi, soal kepastian informasi itu, bukan kapasitas saya untuk menjawab,” kata Saleh saat dihubungi lewat handphone.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Golkar DIY, Erwin Nizar mengatakan, mulai 22 – 24 April dibuka pendaftaran calon walikota, calon bupati, calon wakil walikota, dan calon wakil bupati se-DIY.

“Pendaftaran dilayani jam 8 pagi hingga 2 siang,” terang Erwin.

Partai Golkar membuka bagi siapa saja yang ingin maju sebagai calon walikota, calon bupati, calon wakil walikota, dan calon wabup.

Nanti, tim akan menyeleksi siapa yang akhirnya layak dicalonkan Partai Golkar. (*)