oleh

Gandeng BOB, Kelompok Termos 85 Pameran Go ART

YOGYAKARTA – Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB), Ir Indah Juanita MM melihat optimisme kebangkitan ekonomi tersirat dan tersurat dari semangat Kelompok Termos85.

Itulah sebabnya, BOB mendukung Pameran GoART yang digelar 10-23 Oktober 2021 di Leman Art House. Kelompok Termos 85 adalah wadah perupa yang sebelum pandemi rutin menggelar pameran setahun sekali.

Sementara Leman Art House adalah galeri baru yang menjadi ruang ekspresi para seniman yang diresmikan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, 12 September lalu.

Indah berharap pameran GoART bisa menginspirasi pihak lain tetap semangat dan optimistis mengelola industri kreatif.

BACA JUGA: GKR Mangkubumi: Pengembangan Pariwisata Jangan Gerus Warisan Budaya

Kata Indah, pameran GoArt merupakan momentum merefleksikan situasi akhir era pandemi. Konsep dan tema pameran lukisan dekat dengan keberlangsungan pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini.

“Lets Go Art! mengajak dunia pariwisata dan ekonomi kreatif bangkit.  Membangkitkan kepariwisataan adalah spirit kami di Badan Otorita Borobudur,” ujarnya.

Ketua Termos85, Drs Tri Wiyono menjelaskan  ingin berperan dalam membangkitkan gairah pariwisata dan industri kreatif di Yogyakarta, khususnya wilayah timur.

Sebanyak 25 perupa ikut dalam pameran kali ini. GoART diambil sebagai tema pameran merujuk perkembangan teknologi industri 5.0.

“Misalnya GoFOOD, GoMassage, GoClean dan lain-lain. Layanan itu memudahkan, memenuhi kebutuhan, dan bisa memuaskan,” kata Tri Wiyono.

BACA JUGA: Wawali Ajak Penderita Komorbid Segera Vaksin COVID-19

SEJUK: Pesona Sungai dan Borobudur karya Erwan Widyarto. (istimewa)

Sekretaris Termos85, Eewan Widyarto berharap pameran GoART bisa memenuhi kebutuhan rohani pada unsur art.

Unsur seni. Soal keindahan. Kehalusan. Soal estetis dan artistik. Juga memenuhi kebutuhan bagi mereka yang mengisi hiasan interior. Juga membantu dan memudahkan para kolektor yang ingin mengoleksi karya seni rupa.

“GoArt memudahkan, memenuhi kebutuhan, dan bisa memuaskan,” kata Erwan.

Selain Tri Wiyono dan Erwan, perupa yang menyuguhkan karyanya adalah Wasis Subroto, Alex Pracaya, Petrus Agus Herjaka, Sarjiyanto Sekar, Cosmas Yunianto, Dewantoro Purbo Gesang, Fahru Rozi, Basuki M dan Faisal Budiharso.

Chistina Anggriyani, Pratiwi Endang Lestari dan Ninik. Ikut pula Prihadi Mulyono, Yoset Wibowo, Hadjar Pamadi (kepala Museum Pendidikan UNY) dan Djoko Maruto.  (*/asa)