Kulon Progo, ZonaJogja.Com – Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo, Joko Mursito SSn dan isterinya, Ari Hargiatmi, baru saja menyelenggarakan perhelatan “ngunduh mantu”.
Anak pertama bernama Ponang Merdugandang menikah dengan Regita Urbanantika STrRMIK MHPM.
Regita adalah anak pasangan Dr Raharja SSn dan Linangkung Nur Wijayanti SPd. Akad nikah telah dilangsungkan di Gedung Madu Candya Madukismo, 25 Januari 2026.
Seminggu kemudian, Joko menggelar acara “ngunduh mantu” di Gedung Exhibition Taman Budaya Kulon Progo pada 31 Januari 2026.
Acara “ngunduh mantu” yang dihadiri ratusan tamu ini menyuguhkan suasana berbeda. Pintu masuk gedung dipenuhi kayu dan ranting. Kayu-kayu didesain menjadi seperti goa.
Bukan Sekadar Estetika

Lampu penerang yang dipasang di beberapa sudut membuat pemandangan menjadi eksentrik. Suara kicau burung membuat suasana semakin syahdu. Tapi, tahukah Anda?
Kayu, ranting dan daun serta suasana hutan pada acara “ngunduh mantu” ternyata bukan sekadar untuk memenuhi estetika.
“Suasana seperti hutan mengingatkan saya kepada seseorang yang selama hidupnya didedikasikan menjaga hutan,” ujar Joko.
Orang itu tak lain adalah ayahnya sendiri yang bernama Tukiyo Atmo Wiyono.
Tukiyo yang meninggal dunia pada 8 Maret 2024, dulunya seorang polisi kehutanan di Wonogiri, Jawa Tengah
“Saya selalu ingin mengenang bapak,” ujarnya.
Saat memasuki lorong hutan, para tamu undangan juga bisa melihat foto mempelai yang dipasang diantara ranting dan dedaunan.
Para tamu disambut among tamu yang dikenal sebagai pelawak gaek. Antara lain Abah Kirun, Marwoto Kawer, Endah Supeni, dan Ngatijo.
Semua Serba Tradisional
Usai menyalami orang tua dan mempelai pengantin, para tamu langsung menikmati hidangan. Bisa dikatakan, tak ada makanan dan minuman kekinian.
Semuanya serba tradisional. Ada menu tengkleng, sayur brongkos, dan nasi merah khas Gunungkidul.
Para tamu juga bisa mencicipi jenang dan berbagai jajanan pasar dengan rasa lezat. Juga ada minuman jamu kunir asam dan beras kencur.
Sembari menikmati hidangan, para tamu dihibur musik berbagai genre dan kesenian tradisional. Sepulang resepsi, para tamu mendapatkan bingkisan berupa bibit pohon.
Malamnya, masih dalam rangkaian pernikahan Ponang Merdugandang dan Regita Urbanantika, Joko menggelar Ketoprak Tobong.
Pentas persembahan Padepokan Seni Kirun dan Balemas Singlon ini digeber di Omah Penthoel Art Space di selatan Jembatan Derwolo, Pengasih Kulon Progo.
Menampilkan Abah Kirun dan kawan-kawan. Juga ada Didik Nini Thowok, Marwoto Kawer, Kadir Srimulat beserta pelawak dari DIY.
Dimeriahkan Aldabra Musik, Arda Tatu, Bangkit Yuyudono dan Elinda Neima. (*)











