Kulon Progo, ZonaJogja.Com – Badan sakit masih berpikir tentang tanggung jawab.
Itulah “keras kepalanya” Joko Mursito SSn MA yang sejak 5 September 2025 dilantik menjadi kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo.
Setelah bertahan dengan sisa kekuatan, Joko akhirnya tumbang. Pagi ini, suami Ari Hargiatmi ini tergolek di pembaringan.
Alumnus jurusan Etnomusikologi Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini sedang menjalani perawatan medis.
Tapi, Joko yang juga lulusan program studi Kajian Budaya dan Media Sekolah Pascasarjana UGM ini emoh dirawat di rumah sakit.
Dia lebih memilih menjalani rawat jalan di rumahnya di Kapanewon Pengasih, tak jauh dari Taman Budaya Kulon Progo.
Minta Didoakan Segera Sembuh
Di kamarnya, Joko rebahan di pembaringan.Tangan kiri diinfus. Wajah terlihat lelah. Hanya, mantan kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo ini enggan menyebutkan sakit yang sedang dirasakan.
“Mohon didoakan agar segera sehat,” ujar Joko sembari tangan kanan membawa perangkat gadget.
Meski kondisi badan tidak memungkinkan bergerak ke sana sini, Joko memantau program-program Dinas Kebudayaan melalui komunikasi lewat handphone.
Ia terus update informasi di lapangan, terutama terkait Igra Mentas. Yakni, program pendampingan Kalurahan Rintisan Budaya yang masuk kategori miskin agar tumbuh semangat berkebudayaan dan turut membantu upaya pengentasan kemiskinan.
Lalu, program Sambang Rowang yang bertujuan menghidupkan kembali kesenian asli di Kabupaten Kulon Progo yang hampir punah.
“Saya ingin segera sembuh. Banyak pekerjaan yang belum saya lakukan,” katanya. (*)











