Kronika

Volunteer, Relawan yang Siaga di Tamansari

28
×

Volunteer, Relawan yang Siaga di Tamansari

Sebarkan artikel ini
SELALU SIAGA: Basecamp Volunteer di kompleks wisata Tamansari. (azam/zonajogja.com) Yogyakarta.

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Kelahirannya baru seumur jagung. Kiprahnya sudah di mana-mana.

Itulah Volunteer Taman Kraton Rescue, wadah bagi masyarakat yang menyisakan sebagian hari-harinya menjadi relawan untuk kemanusiaan.

Volunteer berdiri sekitar 3 tahun lalu. Pendirinya ada nama Topan dan Apriyanto.

Topan warga asli Tamansari, Kemantren Kraton. Sedangkan Apri tinggal di kampung Jagalan, Pakualaman.

Kampung Tamansari menjadi cikal bakal kelahiran Volunteer. Itulah sebabnya, basecamp organisasi relawan ini berada di kompleks wisata Tamansari.

“Tempat ini jadi tonggak sejarah bertemunya relawan kemanusiaan,” kata Topan yang menjadi sesepuh sekaligus penasihat  Volunteer.

Waktu terus berjalan. Dulu, anggotanya hanya 5 orang. Kini, anggotanya mencapai hampir seratus orang.

“Anggota paling banyak dari Kota Yogyakarta,” ujar Apri.

Anggota dari Berbagai Elemen

Mereka berasal dari Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, Bantul dan Gunungkidul. Latar belakang pekerjaan sehari-hari anggota juga bermacam-macam.

Ada pengusaha, karyawan swasta, pedagang, perajin hingga pegawai di instansi pemerintah.

Para relawan yang bergabung di Volunteer ini hampir semua memiliki pengetahuan dan kemampuan melakukan mitigasi.

Mereka mendapatkan ilmu penanganan bencana dari berbagai pelatihan yang diselenggarakan Basarnas, SAR DIY dan BPBD.

Antara lain mengenai  pemetaan tata ruang, evakuasi, hingga penyelamatan penduduk.

Soal pengalaman, jangan ditanyakan. Mereka ikut membantu dalam penanganan bencana alam di DIY dan Jawa Tengah.

Yakni, terlibat dalam penanganan bencana akibat banjir, puting beliung, gempa, dan kebakaran.

Bahkan, Volunteer juga melakukan pertolongan non bencana. Misalnya pemadaman api, pembersihan rumah tawon, evakuasi hewan liar, dan melepas cincin.

Tahun ini, Volunteer telah menyiapkan sejumlah program. Antara lain penataan basecamp, otimalisasi kepengurusan dan menyelenggarakan program sosialisasi mitigasi. (*)