Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY menyebutkan, kuota jemaah haji DIY bertambah dari 3.147 menjadi 3.748 jemaah.
Sedangkan petugas dan mutasi berjumlah 82 orang. Jumlah keseluruhan yang berangkat dari DIY sebanyak 3.830 orang.
Rinciannya, jemaah perempuan 2.095 orang, jemaah pria 1.757 orang.
Dari jumlah tersebut, terdapat 187 jemaah masuk kategori prioritas lanjut usia.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mosthofa mengatakan, usia 46 – 60 tahun mendominasi jemaah. Angkanya mencapai 1.721 orang.
Usia 61-75 tahun sebanyak 1.321 orang. Usia 13 – 30 tahun 124 orang, sedangkan jemaah sangat lanjut usia di atas 91 tahun tercatat 5 orang.
Fania Ulayah (14 tahun) asal Sanden, Bantul, tercatat sebagai jemaah termuda. Ia berangkat menggantikan almarhum orang tuanya.
Sementara jemaah tertua Mardijiono Kartosentono (102 tahun) dari Piyungan, Bantul.
Jauhar mengatakan, sebanyak 11 kloter DIY telah dipetakan keberangkatan melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Kemenag memastikan jemaah di Arab Saudi akan tetap terlayani dengan baik meski berada di wilayah cukup padat.
Jemaah Gelombang 1 akan menempati hotel di wilayah Misfalah, Makkah. Jaraknya sekitar 2 hingga 2,5 km dari Masjidil Haram.
“Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena bus shalawat akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk memfasilitasi pergerakan jemaah,” ujar Jauhar. (*)
sumber: Humas Pemda DIY











