Kronika

Sultan HB X: Kekuatan Pramuka Terletak pada Karakter Anggota

44
×

Sultan HB X: Kekuatan Pramuka Terletak pada Karakter Anggota

Sebarkan artikel ini
KARAKTER: Gubernur Sultan HB X menyatakan, Pramuka bukan hanya menjadi tempat belajar keterampilan. Tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. (Humas Pemda DIY)

Sleman, ZonaJogja.Com – Gubernur DIY sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Pramuka terus bertransformasi.

Pramuka bukan hanya menjadi tempat belajar keterampilan, melainkan menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kata Sultan, arah transformasi meliputi penguatan literasi digital, peningkatan kepedulian lingkungan, dan penguatan wawasan kebangsaan yang inklusif sebagai perekat keberagaman.

“Kemandirian perlu dibangun melalui kewirausahaan sosial yang memadukan kreativitas dan kepedulian terhadap sesama,” kata Sultan pada acara Rapat Kerja Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah DIY Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna, hari ini (28/3/2026).

Rakerda kali ini mengusung tema “Pramuka Unggul, Mandiri, dan Inovatif melalui Tata Kelola Lembaga dan Aset”.

Dihadiri  pengurus dan anggota Kwarda DIY, rakerda juga menjadi forum penting  merumuskan langkah strategis dan meneguhkan komitmen pembaruan.

Kaderisasi Harus Disiapkan

Sultan menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang tertib, transparan, dan berbasis sistem.

Pemanfaatan data dan teknologi menjadi kunci supaya organisasi bekerja lebih efektif dan tepat sasaran.

Kaderisasi harus disiapkan secara serius untuk melahirkan pemimpin muda yang berintegritas, peka sosial, dan mampu mengambil keputusan secara bijak.

Sultan mengingatkan kembali nilai pengabdian dalam Serat Piwulang karya Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Pengabdian bukan sekadar tugas. Tetapi, laku hidup yang menuntut keikhlasan dan keteguhan batin untuk rumeksa atau melindungi dan menguatkan kehidupan masyarakat.

“Kekuatan Pramuka terletak pada karakter anggotanya. Nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian harus terus dijaga dan ditanamkan,” ujar Sultan dilansir jogjaprov.go.id.

Ketua Kwarda DIY, GKR Hayu mendorong evaluasi berkelanjutan dalam tata kelola maupun pengembangan program pendidikan.

Pramuka diharapkan hadir sebagai ruang pembinaan generasi muda yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing.

Rakerda juga diharapkan melahirkan rekomendasi konkret untuk memperkuat peran Pramuka sebagai gerakan pendidikan karakter yang inklusif dan relevan. (*)