Membiasakan Anak Tidak Pakai Popok, Bagaimana Caranya?

ZonaJogja.Com – Bagaimana mengurangi sampah popok ? Banyak cara.
Antara lain, anak mulai dibiasakan tidak memakai popok. Tapi, diajari membuang air kecil atau buang air besar di toilet.
“Popok yang dibuang di tempat pembuanga sampah, tentu menimbulkan bau tak sedap. Ini sangat menganggu. Kecuali, popok dibersihkan dulu, baru dibuang,” ujar Nanik, warga Ngampilan.
Karena itu, orang tua perlu mengurang memakai popok kepada anak. Selain bisa menekan pengeluaran anggaran, juga melatih anak terbiasa memanfaatkan toilet.
BERITA LAIN: Dibangun Tempat Parkir di Gunung Api Purba Nglanggeran, Dianggarkan Rp 7 Miliar Lebih
Kebiasaan ke toilet akan mengurangi ketergantungan anak terhadap popok. Selain itu, anak menjadi lebih peka dengan keadaan diri.
Melatih pengendalian diri anak, membuat anak mandiri dan percaya diri. Satu lagi, menekan pengeluaran keuangan untuk membeli popok.
Selanjutnya, anak dilatih toilet training mulai usia dua tahun. Bagaimana caranya?
Orang tua mengajarkan anak agar bicara atau memberi isyarat saat hendak buang air kecil atau buang air besar.
Atau orang tua memahami si anak ketika akan buang air kecil atau BAB. Peran orang tua adalah melatih anak menuju toilet.
BERITA LAIN: Terowongan Berusia 64 Tahun Kembali Dibuka, Bisa jadi Spot Selfie
Termasuk dilatih cara jongkok dan membersihkan toilet setelah hajat. Jangan lupa, memilih celana bagi anak yang mudah dilepas saat belajar “ramah toilet”.
Bila hendak tidur, si anak juga dilatih ke toilet. Agar anak tidak ngompol saat tidur.
Namun, bila si anak ternyata ngompol, jangan dimarahi. Terus diedukasi agar anak bisa memahami. (*)
sumber: kesbangjogjakota
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Rektor UAD Lantik 11 Dekan, Ajak Bersama-sama Sukseskan Rencana Strategis Universitas
- 4 Agustus 2026 14:09 WIB
Kepemimpinan dekan sangat menentukan keberhasilan mempertahankan, dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
Ajak Masyarakat Gemar Membaca, DPAD DIY dan DPRD DIY Bedah Buku tentang Memaknai Hidup
- 23 September 2026 09:07 WIB
Buku merupakan hasil belajar bersama dari dinamika jatuh bangun membangun keluarga.
RKB Gelar Festival Puisi, Disiapkan Total Hadiah Rp 22 Juta
- 18 Agustus 2026 11:10 WIB
Diharapkan unsur-unsur teaterikal dan stage performance dapat digali lebih jauh para peserta dalam memanggungkan puisi, memperkuat pesan kandungan melalui medium yang lebih luas.
Peringatan Memetri Kaistimewan 2026 Berakhir, Sultan HB X Ingatkan Keistimewaan agar Dijaga dengan Eling lan Waspada
- 13 September 2026 19:41 WIB
Pertunjukan ini sekaligus menandai selesainya rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan 14 Tahun Undang Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY.
Percasi Kota Yogyakarta Siap Berlaga di Kejurnas Catur 2026, Urusan Akomodasi jadi Kendala
- 1 Oktober 2026 21:34 WIB
Kontingen dari Kota Yogyakarta dapat kuota tujuh orang. Tetapi yang diberangkatkan lewat pengda hanya dua orang. Ini yang perlu dicari jalan keluarnya
Payung Wisata Yogyakarta Wacanakan Berdirinya Akademi Pengemudi di DIY
- 1 Agustus 2026 21:28 WIB
Harapannya, keberadaaan driver yang telah mengikuti sertifikasi membuat para wisatawan yang liburan ke DIY semakin nyaman.
Budi Waljiman Sebut Keistimewaan Yogyakarta jadi Modal Penting Perkuat Pembangunan Daerah
- 19 Agustus 2026 19:20 WIB
Keistimewaan Yogyakarta tidak hanya berkaitan tata kelola pemerintahan, tetapi juga tercermin dalam nilai budaya, gotong royong, dan keteladanan yang diwariskan para pahlawan.
BFGoodrich Tunjukkan Kualitas dan Performa Ban On-Road Buatan Indonesia
- 26 September 2026 07:34 WIB
Expertise dan standar Grup Michelin menjadi bagian dari fondasi kualitas BFGoodrich, termasuk pada produk On-Road yang diproduksi di Indonesia.

Saat ini belum ada komentar