Seniman 3 Negara Angkat Warisan Budaya Bersama ke Panggung Yogyakarta

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Para seniman dari Indonesia, Malaysia dan Singapura akan menampilkan dua pertunjukan baru di Yogyakarta pada Oktober ini.
Pertunjukan tersebut lahir dari kolaborasi lintas negara dan mengangkat keterhubungan sejarah serta warisan budaya bersama.
Kedua pertunjukan itu sekaligus menjadi puncak Embracing Shared Heritage through Performing Arts , inisiatif tingkat regional yang dilaksanakan UNESCO dalam kemitraan dengan Temasek Foundation.
Hutan akan dipentaskan sebagai bagian Pesta Boneka pada 6–7 Oktober di Kampung Media.
Sedangkan Rumah dari Lidah yang mengangkat warisan budaya dan identitas Peranakan, akan dipentaskan dalam Bedog Arts Festival pada 9–10 Oktober di Studio Banjarmili.
Selama empat bulan, seniman dari ketiga negara bertukar gagasan dan menciptakan karya bersama untuk menggali makna “warisan budaya bersama “ di Asia Tenggara.
Kolaborasi tersebut mempertemukan beragam sejarah, identitas, dan tradisi seni, serta membuka kemungkinan baru menafsirkan dan mengekspresikan warisan budaya melalui seni pertunjukan.
“Karya seni kerap melintasi batas negara dengan cara tak terduga. Namun, para senimannya belum tentu memiliki kesempatan bertemu dan berkarya bersama,” kata Head of Culture, UNESCO Regional Office in Jakarta, Moe Chiba.
UNESCO Beri Ruang bagi Seniman
Melalui inisiatif itu, UNESCO ingin memberi ruang bagi para seniman untuk bertemu, bertukar gagasan dan menciptakan karya baru dari warisan budaya yang menghubungkan mereka.
Kata Moe, masyarakat di Asia Tenggara terhubung dalam banyak hal. Namun, masing-masing memiliki tradisi, cerita, dan cara pandang sendiri.
Seni membuka ruang bagi orang-orang untuk berkumpul, mengenal pengalaman yang berbeda, dan menemukan titik temu.
“Melalui kemitraan ini, Temasek Foundation berharap pertukaran seperti ini dapat mempererat hubungan antarbudaya dan mendorong harmoni ditengah keberagaman kawasan kita ” sambung Head of Programmes Office and Resilient Societies, Temasek Foundation, James Chan.
Kedua pertunjukan mengangkat warisan bersama dari sudut pandang yang berbeda.
Hutan mengeksplorasi hubungan masyarakat dengan hutan sebagai ruang alam sekaligus budaya, melalui cerita, ingatan, kepercayaan, serta hubungan antara manusia dan alam.
Pertunjukan ini juga menggunakan beberapa pendekatan inklusif agar lebih mudah diakses beragam penonton, termasuk penonton neurodivergen.
Rumah dari Lidah mengangkat warisan budaya Peranakan dan keterkaitannya dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Pertunjukan ini menelusuri sejarah Peranakan yang terbentuk melalui migrasi dan pertukaran budaya dari generasi ke generasi.
Pertemuan Seniman dan Mahasiswa
Melati Suryodarmo, Sutradara dari Rumah dari Lidah, tidak ingin menggambarkan budaya Peranakan hanya melalui satu cerita.
“Saya ingin membuka ruang bagi beragam pengalaman pribadi berupa potongan sejarah, bahasa, makanan, dan ingatan yang mungkin selama ini tersembunyi atau terlupakan,” ujarnya.
Sejak dimulai tahun 2025, Embracing Shared Heritage through Performing Arts telah mempertemukan seniman, peneliti, mahasiswa, dan pelaku budaya dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura melalui lokakarya, diskusi, dan pertukaran seni.
Dua pertunjukan ini akan menampilkan hasil kolaborasi tersebut kepada publik dalam Pesta Boneka dan Bedog Arts Festival di Yogyakarta. (*)
Komentar (0)
PILIHAN REDAKSI
Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Pecinta Alam Gelar Upacara di Monumen Rudal Merapi
- 18 Agustus 2026 10:55 WIB
Saat terjadi erupsi Gunung Merapi tahun 2010, monumen rudal rusak. Tahun 2017, monumen kembali dibangun di Desa Kinahrejo.
Hari Terakhir Pameran Pertanahan “Hamemayu Bumi Nagari”
- 9 September 2026 09:38 WIB
Ada tiga layanan yang dapat dimanfaatkan. Yakni, layanan kekancingan untuk pemanfaatan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten, pembaruan dan perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) serta hak pakai.
Motorola Hadirkan Program “Click n’ Pick Up” di Parade Festival Belanja Erafone 2026
- 26 September 2026 07:18 WIB
Pada Parade Festival Belanja Erafone 2026, Motorola menghadirkan berbagai pilihan smartphone.
SDM Sapen Juara KU 12 Lagi, SD Tarakanita Bumijo 1 Juara KU 10
- 21 September 2026 07:47 WIB
Pada babak kedua, SD Muhammadiyah Sapen mulai merapikan strategi dan bermain lebih terukur lewat umpan pendek.
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna
- 9 Agustus 2026 20:11 WIB
Tim gabungan Joint Operation selanjutnya akan mengintensifkan pemeriksaan terhadap para tersangka.
APMF 2026 Digelar di Bali, Agendanya Ubah Insight jadi Struktur Pengambilan Keputusan
- 5 Agustus 2026 17:19 WIB
APMF 2026 mengajak para praktisi menyusun kerangka berpikir dan strategi yang dapat diterapkan dalam menghadapi perubahan industri dalam jangka panjang.
Rektor UAD Lantik 11 Dekan, Ajak Bersama-sama Sukseskan Rencana Strategis Universitas
- 4 Agustus 2026 14:09 WIB
Kepemimpinan dekan sangat menentukan keberhasilan mempertahankan, dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
BPKH dan Bank Muamalat Operasikan BPKH Apps, Pelayanan Haji Makin Optimal
- 24 Juli 2026 14:09 WIB
BPKH bersama Bank Muamalat juga memperkuat pengelolaan likuiditas penyelenggaraan keuangan haji melalui optimalisasi dana setoran awal dan dana pelunasan haji.

Saat ini belum ada komentar