Beranda » UMKM » Zya Labiba: Industri Mebel dan Kerajinan Sumbang PDB dan Devisa Ekspor

Zya Labiba: Industri Mebel dan Kerajinan Sumbang PDB dan Devisa Ekspor

Yogyakarta, ZonaJogja.Com –  Kepala Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BPSPJIKB) DIY, Zya Labiba SSI MT mengungkapkan prospek industri mebel nasional.

Industri mebel dan kerajinan tidak hanya berperan menyumbang produk domestik bruto dan devisa ekspor.

“Tetapi juga menjadi cerminan kekayaan budaya Indonesia dan penggerak ekonomi rakyat yang mampu menyerap jutaan tenaga kerja,” kata Zya pada acara pembukaan Workshop HIMKI Series 2 di Burza Hotel Yogyakarta, hari ini (15/7/2026).

Industri mebel dan kerajinan menjadi sektor strategis dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal meskipun sebagian pelaku usaha mulai mengadopsi teknologi modern dalam proses produksi.

Tantangan Makin Kompleks

Kata Zya, pelaku industri semakin menghadapi tantangan kompleks pada tahun 2026.

Pasalnya, pasar global menuntut standar kualitas yang ketat. Termasuk tuntutan green industry dan circular economy.

“Sementara tren konsumen bergeser ke produk yang tidak hanya estetik dan fungsional. Tetapi juga ramah lingkungan, berkelanjutan, serta memiliki ketelusuran bahan baku yang jelas,” ujar Zya.

BPSPJIKB yang berdiri sejak 1928  berkomitmen terus mendampingi pelaku usaha melalui berbagai layanan.

Mulai pengujian mutu, sertifikasi produk, hingga fasilitasi pemanfaatan teknologi dan pengembangan desain berbasis kearifan lokal.

BPSPJIKB juga menyediakan fasilitas workshop produksi furnitur kayu yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha yang belum memiliki peralatan atau mesin produksi memadai.

Keunggulan Unik

Pengamatan Zya, integrasi unsur budaya lokal mampu menciptakan keunggulan unik yang sulit ditiru negara kompetitor di pasar global.

Ia berharap HIMKI Series 2026 dapat meningkatkan nilai tambah melalui inovasi teknologi dan penerapan standar global.

“Karena forum ini menjadi ruang kolaboratif antara pelaku industri dengan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah, lembaga pelatihan, dan institusi standardisasi untuk menjawab tantangan industri ke depan,” ujar Zya.

Zya menegaskan, BPSPJIKB akan terus membuka peluang kolaborasi melalui program bimbingan teknis yang mencakup peningkatan kompetensi pengrajin, riset material alternatif, penerapan standar industri hijau dan tingkat komponen dalam negeri, serta sertifikasi halal. (*)

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

360 Pegawai Negeri di DIY Terima Tanda Kehormatan

  • 7 September 2026 16:46 WIB

Institusi yang kuat bukan hanya memiliki pegawai yang cakap, tetapi juga memiliki mata rantai keteladanan yang tidak terputus.

Menteri Kebudayaan Dorong Kolaborasi Kreatif Lewat IPCC 2026, Potensi Digarap Secara Produktif

  • 15 Oktober 2026 06:29 WIB

Fadli optimistis jembatan kebudayaan yang dibangun melalui IPCC 2026 membuka peluang jejaring ekonomi kreatif.

Pawai Ekosistem Malioboro Bikin Kesengsem Wisatawan

  • 7 Oktober 2026 05:50 WIB

Pawai Budaya Nuswantoro yang berlangsung selama dua jam lebih ini menjadi daya tarik wisatawan domestik dan turis.

SPPG se-DIY Diberi Edukasi soal Gizi, Budi Waljiman: Perkuat Fungsi Pelayanan Publik

  • 29 Agustus 2026 13:57 WIB

Keberhasilan program MBG dapat dilihat dari perubahan pengetahuan, sikap, dan kebiasaan penerima manfaat  memilih dan mengonsumsi makanan.

Inilah Kisah Supono, Pemain Tarkam Badminton yang Pensiun Setelah Kedua Mata Kena Glaukoma

  • 13 Oktober 2026 07:58 WIB

Teknik bermain Supono sangat mumpuni. Dikenal sebagai pemain  yang alot saat bermain di lapangan.

Danais Support Pengembangan IoT di Pleret, Ajak Anak Muda jadi Petani Milenial

  • 24 September 2026 18:36 WIB

Teknologi Internet of Things (IoT) diterapkan di lahan hortikultura dengan komoditas bawang merah, pare dan cabai.

Hari Terakhir Pameran Pertanahan “Hamemayu Bumi Nagari”

  • 9 September 2026 09:38 WIB

Ada tiga layanan yang dapat dimanfaatkan. Yakni, layanan kekancingan untuk pemanfaatan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten, pembaruan dan perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) serta hak pakai.

Didukung Dana Keistimewaan, OBAJ #4 Dorong Pelajar DIY Mahir Gunakan Bahasa dan Aksara Jawa

  • 13 Agustus 2026 21:15 WIB

Peserta yang lolos akan diumumkan di media sosial instagram resmi @_obaj4 tanggal 4 September 2026 pukul 12.00