Headline

Didukung Danais, Inacraft Festival 2026 jadi Jembatan Strategis Kerajinan DIY Tembus Pasar Global

35
×

Didukung Danais, Inacraft Festival 2026 jadi Jembatan Strategis Kerajinan DIY Tembus Pasar Global

Sebarkan artikel ini
DUKUNG INACRAFT FESTIVAL 2026: Produk berbagai kerajinan dari DIY dipamerkan di sini. Lokasi ini sekaligus menjadi daya tarik pengunjung. (azam/zonajogja.com)

Bantul, ZonaJogja.Com Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan Inacraft Festival 2026.

Ini kali pertama Inacraft dilaksanakan di DIY sejak dimulai tahun 1999.

Pemilihan DIY sebagai lokasi penyelenggaraan Inacraft tahun 2026 sekaligus membuka sejarah karena dilaksanakan di luar Jakarta.

“Yogyakarta bangga menjadi bagian perjalanan panjang Inacraft,” kata Gubernur DIY,  Sultan Hamengku Buwono saat memberi sambutan pada pembukaan Inacraft di Gedung Jogja Expo Center (15/7/2026).

Sultan menyebut Inacraft  Festival 2026 menjadi jembatan strategis yang membawa kerajinan Indonesia, khususnya Yogyakarta, menembus pasar global.

Inacraft juga  membuka peluang kemitraan dagang berkelanjutan bagi perajin dan pelaku usaha kecil menengah.

Pameran yang Mendunia

TARIAN SELAMAT DATANG: Gubernur DIY, Sultan HB X (tengah) menyaksikan tarian pada pembukaan Inacraft Festival 2026 di JEC. (istimewa)

Sekadar diketahui, ajang pameran kerajinan dan produk kreatif skala internasional ini diselenggarakan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI).

Tahun ini, Inacraft Festival 2026 digelar di JEC tanggal 15 hingga 19 Juli 2026. Pameran yang sudah mendunia ini didukung Pemda DIY melalui Dana Keistimewaan (Danais) ini mengusung tema “Hamemayu Hayuning Bawana”.

Tema ini mengangkat nilai keberlanjutan dan kolaborasi yang menggabungkan unsur budaya, kreativitas, teknologi, dan peluang bisnis. Merepresentasikan semangat inovasi, keberlanjutan, serta kolaborasi dalam industri kerajinan Indonesia.

Pameran yang berlangsung selama 5 hari menampilkan sekitar 400 booth. Diikuti pelaku UMKM dari 80 daerah se-Indonesia.

Produk yang dipamerkan meliputi home decor, fashion, accessories, textile, jewelry, furniture, gift and souvenir, natural products, serta berbagai produk kreatif inovatif yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia.

Booth Pemda DIY jadi Lokasi Swafoto Pengunjung

SINERGI: Dukungan dari Pemda DIY dan Dana Keistimewaan. (azam/zonajogja.com)

Salah satu  booth yang memukau pengunjung adalah tampilan displai dari DIY. Lokasinya berada di selatan pintu masuk area pameran. Booth ini menjadi lokasi swafoto para pengunjung.

Booth berukuran 5×5 meter per segi ini menyuguhkan berbagai produk kerajinan khas dari Yogyakarta.

Pameran juga diikuti sepuluh negara yang berpartisipasi pada Inacraft Festival 2026.  Yakni, Malaysia, Thailand, Singapore, Cambodia, India, Oman, Uzbekistan, Jepang, Inggris, dan Australia.

Gubernur yang juga Raja Kasultanan Yogyakarta berharap kehadiran delegasi mancanegara tak hanya sekadar urusan transaksi. Tapi, bisa menjadi pengalaman budaya yang bermakna.

Inacraft Festival 2026 mempertemukan perajin, pelaku UMKM, desainer, pembeli, pemerintah, komunitas kreatif, akademisi, dan mitra industri dalam satu ekosistem untuk memperkuat daya saing produk kerajinan Indonesia.

Pengunjung disuguhi pameran kerajinan nusantara dan internasional, fashion show, festival kuliner nusantara, community performance, aktivasi merek dan sponsor, craft tour, royal talks, dan podcast studio.

Targetnya Dikunjungi Belasan Ribu Orang

DAYA TARIK: Pengunjung sedang melewati depan produk busana batik. (azam/zonajogja.com)

Juga ada segmen program bisnis yang mempertemukan pelaku usaha, pembeli, distributor, hingga calon investor.

Pengunjung juga mendapatkan  pengalaman belajar langsung mengenai proses kreatif di balik produk kerajinan Indonesia.

Bisa merasakan pengalaman interaktif melalui beragam aktivitas  setiap hari hingga mengikuti demo pembuatan produk tradisional.

Setiap malam, pengunjung disuguhi Panggung Outdoor Pasar Sibakul. Panggung ini menghadirkan Community Performance yang menampilkan seni pertunjukan dari berbagai komunitas budaya Yogyakarta, seperti tari, musik, teater,dan wayang.

ASEPHI menargetkan Inacraft Festival 2026 dikunjungi belasan ribu orang terdiri buyer profesional, pelaku industri kreatif, komunitas kreatif muda, akademisi dan peneliti, wisatawan domestik dan mancanegara. (*)