Beranda » Headline » Handphone Dicuri, Belajar Siswa Terganggu, Orang Tua Cemas

Handphone Dicuri, Belajar Siswa Terganggu, Orang Tua Cemas

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Aksi kencurian handphone di  SMP 16  Yogyakarta Januari lalu menyisakan persoalan.

Sebagian siswa yang tak lagi memiliki handphone kesulitan mengikuti ujian. Siswa juga sulit konsentrasi.

Kondisi tersebut merepotkan orang tua. Selain harus membelikan handphone baru, orang tua khawatir kejadian tersebut berdampak terhadap kualitas siswa mengikuti ujian.

“Kalau beli handphone baru, saya kesulitan. Pendapatan saya pas-pasan,” ujar orang tua siswa yang handphone ikut digasak pencuri.

BERITA LAIN: 64 Media Anggota AMSI Ikuti Pelatihan Bisnis, Disiapkan Beasiswa bagi 10 Tim Media

Orang tua berharap, handphone yang telah dijual atau menjadi barang bukti di kepolisian bisa digunakan untuk sarana belajar  menghadapi ujian akhir.

Seperti diberitakan,  anak muda menggondol handphone di SMP 16 Yogyakarta. Aksi kriminal ini terjadi 20 Januari 2023.

Pencuri  mengambil handphone siswa kelas  9D yang sedang olahraga di Alun-alun Selatan.

Tidak semua handphone diambil. Hanya 13 unit. Dari jumlah ini, 6 unit telah dijual pelaku.

Sisanya 7 unit menjadi barang bukti yang diamankan polisi. Pelaku berdalih, uang dari penjualan handphone digunakan untuk membayar angsuran pinjaman online (pinjol).

Orang tua berharap, handphone bisa kembali. Karena transaksinya bisa dilacak.

“Itu harapan kami. Soal terjadi atau tidak, ya kami haanya bisa berharap,” katanya pasrah.

BERITA LAIN: Digelar di Sentul, Indonesia Jimny Festival 2023 Bakal Bikin Rekor

Terpisah, anggota DPRD Kota Yogyakarta, Krisnadi Setyawan bisa merasakan kegalauan orang tua siswa.

“Saya bisa memahami kekhawatiran orang tua terhadap kualitas anak mengikuti ujian pasca kejadian,” ujar wakil rakyat yang akrab disapa Thole.

Soal barang bukti bisa dipinjam atau tidak, Thole hanya mengatakan  sepenuhnya menjadi kewenangan  kepolisian.

Begitu pula  handphone yang telah dijual apakah bisa kembali atau tidak, Thole juga tidak bisa memastikan.

Namun, Thole mengupayakan mencari solusi. Ia menyebut jaminan pendidikan daerah (JPD).

“Nanti kita lihat regulasi dan ketentuannya. Apakah ada peluang memanfaatkan JPD untuk mengganti handphone yang dicuri,” katanya.

Mengapa memakai JPD? Salah satu alasannya adalah tempat kejadian berada di sekolah pada jam belajar.  (*)

 

 

 

 

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

UAD Wisuda 1.282 Lulusan, Rektor Muchlas Bilang Begini

  • 1 Agustus 2026 19:28 WIB

Sejumlah program studi UAD juga berhasil mempertahankan dan meraih akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan.

ESB Hadir di JIFHEX 2026, Bawa Solusi Sistem Operasional Bisnis Kuliner Terintegrasi

  • 29 Agustus 2026 17:06 WIB

Di JIFHEX 2026, pengunjung dapat mengenal langsung berbagai solusi teknologi ESB, berkonsultasi mengenai kebutuhan sistem operasional bisnis kuliner.

Lazismu DIY Salurkan Bantuan Rp 706 Juta, Masyarakat Makin Percaya Program Beasiswa Sang Surya

  • 12 September 2026 10:19 WIB

Ketua PWM  DIY, Ikhwan Ahada mengingatkan penerima beasiswa memaknai cita-cita KHA Dahlan mendirikan persyarikatan Muhammadiyah.

Hongqi House Mampang jadi Pintu Rumah Pertama di Indonesia

  • 26 September 2026 07:03 WIB

Hongqi memastikan pengalaman Neo-Chinese Luxury tidak hanya hadir melalui E-HS9, tetapi juga melalui cara pelanggan dilayani.

Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Pecinta Alam Gelar Upacara di Monumen Rudal Merapi

  • 18 Agustus 2026 10:55 WIB

Saat terjadi erupsi Gunung Merapi tahun 2010, monumen rudal rusak. Tahun 2017, monumen kembali dibangun di Desa Kinahrejo.

Dakwah Wisata, Suara Muhammadiyah Buka Toko Oleh Oleh 1915

  • 11 Agustus 2026 13:07 WIB

Toko Oleh Oleh 1915 merupakan yang pertama dimiliki Muhammadiyah.

MPKS PP Muhammadiyah Gelar Rakor di Makassar, Jadi Forum Strategis Perkuat Sinergi

  • 12 Juli 2026 18:21 WIB

Kegiatan ini menjadi forum strategis memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menyelaraskan arah gerakan sosial Muhammadiyah di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Rektor UAD Lantik 11 Dekan, Ajak Bersama-sama Sukseskan Rencana Strategis Universitas

  • 4 Agustus 2026 14:09 WIB

Kepemimpinan dekan sangat menentukan keberhasilan mempertahankan, dan meningkatkan capaian yang telah diraih.