BANTUL, ZonaJogja.Com – Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMBY melaunching Tracer Study 2023.
Tracer study merupakan studi pelacakan jejak lulusan atau alumni untuk mengetahui dampak, manfaat, dan perubahan alumni-alumni setelah lulus dari UMBY.
Tracer Study juga merupakan persyaratan dalam akreditasi prodi maupun universitas.
Terdapat elemen penting yang menjadi penilaian. Yakni, jumlah minimal tracer study 25 persen dari lulusan.
BERITA LAIN: 10 Film Korea yang Bisa Ditonton di Layar HP, Cukup Langganan Netflix dari Telkomsel
Lulusan memperoleh pekerjaan kurang dari 6 bulan. Lalu, gaji pertama yang diperoleh alumni sebesar 1,25 x UMR/UMP tempat alumni bekerja.
“Launching Tracer Study bertujuan mengembangkan kualitas dan kompetensi lulusan, sekaligus sebagai media untuk menjalin silaturahim antar alumni,” terang Rektor UMBY, Dr Agus Slamet STP MP, 20 Mei lalu.
Launching Tracer Study dikhususkan bagi mahasiswa yang akan mengikuti wisuda 27 Mei 2023.
Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMBY juga melakukan bimbingan persiapan menghadapi dunia kerja, serta sharing session.
BERITA LAIN: Dukung Kota Kreatif Dunia, Warkaban Gelar Bantul Muslim Fashion Show
“Launching program Tracer Study ini sudah dicanangkan sejak 2016,” kata Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMBY, Nugraeni SE MSc CRA CRMP.
Melengkapi sesi diskusi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ir Wafit Dinarto mengungkapkan, pertumbuhan perguruan tinggi secara otomatis memunculkan persaingan.
Tugas perguruan tinggi tidak hanya sekadar memproduksi lulusan, tetapi memiliki tanggungjawab moral dengan memastikan lulusan UMBY diterima di dunia kerja. (*)











