Literasi Digital Wajib Dimiliki Semua Kalangan, Tujuannya untuk Ini

ZonaJogja.Com – Simak pendapat Direktur Jenderal Aptika Kemenkominfo RI, Semuel Abrijani Pangerapan tentang literasi digital.
Kata Abrijani, literasi digital adalah kemampuan dasar yang wajib dimiliki semua kalangan agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Perkembangan teknologi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sehari-hari.
“Saya berharap jangan sampai ada pihak yang ditinggalkan dalam proses bersama untuk mendukung Indonesia makin cakap digital,” kata Abrijani pada pembukaan kelas Akselerasi Talenta Digital Indonesia melalui Program Edukasi Inklusif di Fisipol UGM (29/8/2023).
Dibukanya kelas ini untuk meningkatkan literasi digital dan menjembatani kesenjangan keterampilan dalam lanskap pendidikan Indonesia.
BERITA LAIN: Pemkot Yogyakarta Buka Lowongan PPPK, Simak Informasinya
Narasumber yang dihadirkan adalah Rizki Ameliah (Koordinator Literasi Digital untuk Masyarakat Kemenkominfo), Agung Tri Nugraha (Manajer Riset CfDS UGM), Muhammad Andriansa (Algorand Community Champion, Algorand Indonesia), dan Danang Giri Sadewa (Influencer).
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM, Dr Wawan Mas’udi mengatakan UGM berperan meningkatkan literasi dan kecakapan digital untuk seluruh civitas akademika.
Antara lain menyediakan berbagai pilihan mata kuliah penunjang keterampilan digital. Termasuk melengkapi fasilitas pembelajaran seperti mata kuliah kecerdasan digital.
“Transformasi digital tidak hanya bermakna dalam arti menggunakan tools digital. Tapi perlu memiliki digital mindset yang mendukung penggunaan teknologi,”ujar Wawan.
BERITA LAIN: Sutikno Aji, Entrepreneur dari Gunung Andong yang Sukses Garap Wisata-Pertanian
Koordinator Literasi Digital untuk Masyarakat Kemenkominfo, Rizki Ameliah menyebutkan di Indonesia terdapat 77 persen pengguna internet aktif.
Sedangkan pengguna media sosial sebanyak 60,4 persen. Rata-rata screen time 6 jam 37 menit/hari.
Melihat data tersebut, Kominfo tidak bisa berjalan sendiri untuk menumbuhkan talenta digital menyeluruh di Indonesia.
Manajer Riset CfDS UGM, Agung Tri Nugraha berpendapat perlu menempatkan manusia sebagai center dari proses transformasi digital itu sendiri.
Ia mengungkapkan indeks literasi digital Indonesia dalam kategori sedang. Dibutuhkan pembenahan pemetaan infrastruktur dan perlunya akselerasi agar seluruh wilayah di Indonesia menggunakan 4G. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Buka Layanan OEC, OMRON Bantu Masyarakat Turunkan Risiko Stroke dan Serangan Jantung
- 20 Agustus 2026 16:46 WIB
OMRON Experience Center menghadirkan pusat layanan teknis, termasuk servis dan kalibrasi alat yang efisien, agar masyarakat dapat menjaga konsistensi pemeriksaan tekanan darah tanpa kendala.
Sambut Allergy Awareness Day, Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Jogja dan Solo Lewat Kampanye #SOYAKINBISA
- 30 September 2026 14:35 WIB
Melalui Soyalympic, Morinaga Soya ingin terus menemani orang tua memberi dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat.
Jika Alami Ini, Segera Periksa ke Dokter atau Puskesmas
- 24 September 2026 19:36 WIB
Virus influenza dapat ditularkan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui droplet saat bicara, batuk, dan bersin.
Enam Senator Kunjungi Sekolah Rakyat di Kulon Progo, Pastikan Tepat Sasaran bagi Anak Anak dari Keluarga Miskin
- 9 September 2026 08:47 WIB
Program untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan ini diselenggarakan dengan tiga aspek tujuan.
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna
- 9 Agustus 2026 20:11 WIB
Tim gabungan Joint Operation selanjutnya akan mengintensifkan pemeriksaan terhadap para tersangka.
196 Karya 132 Seniman Disabilitas Dipamerkan di TBY
- 25 September 2026 20:05 WIB
Mengusung tema “Maneges”, pameran ke empat sejak tahun 2022 ini menyuguhkan 196 karya dari 132 seniman.
Hasil SNLIK 2026 Diumumkan, Program Literasi LPS Bergeser
- 11 Agustus 2026 19:58 WIB
Analisis hasil SNLIK 2026 menunjukkan program literasi LPS ke depan perlu bergeser dari literasi massal menuju literasi yang terarah, tersegmentasi, dan terukur.
Percasi Ingin Yogyakarta jadi Kota Catur, jadi Olahraga Populer ke-2 Setelah Sepakbola
- 16 Agustus 2026 16:41 WIB
Percasi juga menargetkan catur menjadi olah raga nomor 2 paling populer di sekolah setelah sepak bola.

Saat ini belum ada komentar