Dari Pekalongan ke Dunia: Rayyan Shahab Tembus 15 Kampus Top Dunia di 6 Negara!

Pekalongan, ZonaJogja.Com – Ahmad Ali Rayyan Shahab, siswa MAN Insan Cendikia Pekalongan (ICP), Jawa Tengah meraih 15 Letter of Acceptance (LoA), surat resmi dari universitas yang menyatakan pelamar diterima sebagai mahasiswa.
Sebanyak 15 LoA tersebut tersebar di enam negara, Amerika, Kanada, Inggris, Belanda, Selandia Baru, dan Australia. Kampus dan jurusannya sangat bergensi, sebagian masuk Top 10 dan 50 dunia.
Bagaimana Rayyan meraih itu semua? Rayyan berbagi resep, tips, trik, dan strategi.
“Sejak kecil saya dimotivasi orang tua untuk go global. Diajak nonton di TV atau internet tentang dunia luar. Dibacain atau suruh baca tentang dunia luar. Saya takjub. Hal ini seakan ter-patri bahwa saya harus meraih cita-cita untuk go global,” ujarnya.
Ia tidak pernah kursus. Hanya dari belajar di sekolah, baca buku, nonton, dengerin musik dan berani bicara berbahasa Inggris.
Keinginan go global dimulai saat duduk kelas XI di MAN IC Pekalongan dengan mengikuti pertukaran pelajar (Program AFS) selama 10 bulan ke Finlandia.
Rayyan hidup bersama keluarga angkat, belajar di sekolah bertaraf internasional, dan berteman dengan siswa yang berasal dari berbagai negara.
Saat kembali ke Indonesia semangat bisa kuliah di luar negeri terus membara. Rayyan mencari informasi, hadir di sejumlah event pameran pendidikan, diskusi dengan keluarga dan rekan orang tuanya yang memiliki pengalaman studi luar negeri, serta menyiapkan diri melihat jadwal pendaftaran masing-masing kampus yang dituju.
Di luar sekolah, Rayyan aktif di alumni AFS. Bahkan, menjadi ketua angkatan. Dia juga aktif di beberapa organisasi kepemudaan tentang lingkungan, seperti Green Generation dan Greenfaith. Sementara di internal sekolah, dia menjadi co-founder organisasi tentang lingkungan.
Sejak kecil rajin menulis. Beberapa artikel saat dibuat di Finland maupun ke Indonesia cukup menghiasi media. Dia juga membuat blog sendiri, https://saveearth.id/.
Tidak Meninggalkan Jalur Langit
Selain jalur bumi, Rayyan mengungkapkan usaha melalui jalur langit terus dimunajatkan, khususnya doa orang tuanya.
“Umik dan Abah selalu mengingatkan untuk selalu berdoa, lebih-lebih saat puasa. Juga minta doakan ke nenek dan kakek, om, tante, dan keluarga. Kalau ada keluarga, kerabat, atau kenalan yang umroh, selalu minta sambung doa agar bisa lolos PTLN. Karena memang kita tidak bisa abai terhadap kekuatan diluar diri kita,” bebernya.
Kata Rayyan, orang harus memiliki mimpi dan semangat mewujudkan mimpi dengan belajar, berkegiatan, dan berdoa.
Persiapkan kemampuan bahasa Inggris di atas rata-rata. Juga kemampuan skolastik melalui test Scholastic Assessment Test sebagai standart tes internasional.
Modal lain harus mempunyai passion pada keilmuan tertentu secara konsisten dan itu diwujudkan dalam pengetahuan, organisasi, dan aksi nyata.
Memiliki kemampuan menulis untuk menuangkan pengalaman dan ide. Kunci lain yang penting dilakukan adalah patuh terhadap orang tua, serta berpasrah diri kepada Tuhan. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Lazismu DIY Salurkan Bantuan Rp 706 Juta, Masyarakat Makin Percaya Program Beasiswa Sang Surya
- 12 September 2026 10:19 WIB
Ketua PWM DIY, Ikhwan Ahada mengingatkan penerima beasiswa memaknai cita-cita KHA Dahlan mendirikan persyarikatan Muhammadiyah.
Mau Rasa Beda? Coba Rasakan Nikmatnya Kopi Nirmalagiri
- 26 September 2026 08:40 WIB
Koling dan Darling Merapi didukung Pemda DIY melalui Dana Keistimewaan dan Bank Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Ubah Persepsi Usang tentang Transmigrasi, Pemda DIY Edukasi Gen Z dengan Ide Kreatif
- 13 Oktober 2026 08:49 WIB
Wamen Transmigrasi RI, drh Viva Yoga Mauladi MSi mengapresiasi gagasan Disnakertrans DIY menggelar Lomba Storytelling Transmigrasi.
Wayang Jogja Night Carnival Masuk Daftar 10 Top KEN
- 8 Oktober 2026 11:30 WIB
Tema “Gana Kalajaya” adalah saduran karya Sri Sultan Hamengku Buwono X tahun 2021.
Inilah Kisah Supono, Pemain Tarkam Badminton yang Pensiun Setelah Kedua Mata Kena Glaukoma
- 13 Oktober 2026 07:58 WIB
Teknik bermain Supono sangat mumpuni. Dikenal sebagai pemain yang alot saat bermain di lapangan.
Tim Catur Kota Yogyakarta Juara Umum, Dapat 7 Emas 5 Perak 5 Perunggu
- 25 Agustus 2026 19:52 WIB
Kejuaraan tahun ini menjadi ajang mencetak prestasi para pecatur muda, termasuk memburu tiket menjadi atlet daerah yang akan berlaga di tingkat nasional.
Cintya Dilantik jadi Anggota DPRD DIY, Gantikan Almarhum Koeswanto
- 21 September 2026 21:06 WIB
Berharap Cintya menjalankan amanah dengan penuh integritas dan tanggung jawab demi kepentingan masyarakat DIY.
Jika Alami Ini, Segera Periksa ke Dokter atau Puskesmas
- 24 September 2026 19:36 WIB
Virus influenza dapat ditularkan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui droplet saat bicara, batuk, dan bersin.

Saat ini belum ada komentar