Beranda » Profil » Spill Seni dan Pariwisata, Joko Mursito Dapat Predikat Doktor “Terbaik”

Spill Seni dan Pariwisata, Joko Mursito Dapat Predikat Doktor “Terbaik”

Sleman, ZonaJogja.Com – Setelah bolak-balik kuliah dan buka buku, Joko Mursito  akhirnya menyelesaikan pendidikan program doktor.

Akhir pekan kemarin, Joko menambah gelar baru di namanya. Kini, pejabat teras yang menjabat kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo ini bernama Dr Joko Musito SSn MM.

Gelar tersebut diperoleh pada acara wisuda  Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang digelar di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, 22 Agustus 2026.

Pada wisuda angkatan kali ini, Joko menyandang lulusan summa cumlaude dengan nilai IPK 4,00. Ia juga mendapatkan predikat  lulusan “terbaik”.

“Alhamdulillah. Terimakasih Gusti Allah. Terimakasih isteriku, anak-anakku dan sahabat yang telah menjadi bagian dari hari membahagiakan ini,” ujar Joko usai wisuda.

Jadi Alumnus UNY

GELAR BARU: Gelar tersebut diperoleh pada acara wisuda Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang digelar di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, 22 Agustus 2026. (istimewa)

Joko dilantik bersama ribuan wisudawan. Pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027, UNY mewisuda 5.280 lulusan.

Terdiri 190 program doktor, 1.291 program magister, 3.373 program sarjana, dan 426 program sarjana terapan.

Dari jumlah tersebut,  32 lulusan meraih predikat summa cumlaude. Terdiri 17 doktor dan 15 magister. Sedangkan 3.223 lulusan atau 61,04 persen meraih predikat cumlaude.

Sekadar diketahui, Joko mendapatkan gelar sarjana (S1) setelah menamatkan jurusan Seni Teater dan Musik di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, pogram S2 di UGM.

Bagi suami Ari Hargiatmi ini, gelar doktor yang baru disandangnya bukan sekadar menyelesaikan studi.

Pengelolaan Pariwisata di DIY

BAHAGIA: Joko Mursito bersama keluarga. (istimewa)

Tapi, menjadi sumbangan ide dan pemikiran terhadap penintegrasian nilai-nilai pendidikan dalam pengembangan seni budaya dan pariwisata daerah.

Joko yang pernah menjadi lokomotif  Dinas Pariwisata Kulon Progo ingin menekankan pentingnya literasi dan kualifikasi akademik bagi pemangku kebijakan.

Pasalnya, kebijakan publik yang dilandasi riset pendidikan akan melahirkan program yang implementatif bagi pembangunan daerah.

“Saya berharap, ilmu ini dapat memberi manfaat dalam pengelolaan  pariwisata di DIY,” ujarnya. (*)

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

76 Sekolah Ikuti MLSC Yogyakarta Seri 1, 1.294 Atlet Berlaga di Rumput Hijau

  • 19 September 2026 22:04 WIB

MLSC bertujuan mempopulerkan sepak bola putri agar dapat membawa nama Indonesia ke pentas dunia di masa depan.

Percasi Kota Yogyakarta Siap Berlaga di Kejurnas Catur 2026, Urusan Akomodasi jadi Kendala

  • 1 Oktober 2026 21:34 WIB

Kontingen dari Kota Yogyakarta dapat kuota tujuh orang. Tetapi yang diberangkatkan lewat pengda hanya dua orang. Ini yang perlu dicari jalan keluarnya

Enam Senator Kunjungi Sekolah Rakyat di Kulon Progo, Pastikan Tepat Sasaran bagi Anak Anak dari Keluarga Miskin

  • 9 September 2026 08:47 WIB

Program untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan ini diselenggarakan dengan tiga aspek tujuan.

PDGI Ingatkan Bahaya Karies Gigi, Anak-anak jadi Sasaran Edukasi

  • 3 jam yang lalu

Kegiatan PDGI  menyasar anak-anak agar bisa melakukan upaya promotif dan preventif.

Joko Mursito jadi ASN “Langka” di DIY, Bergelar Doktor “Terbaik” yang Atensi Budaya dan Pariwisata

  • 27 Agustus 2026 06:53 WIB

Ide dan gagasan Joko bisa eksplore lebih jauh untuk dimanfaatkan sebagai pengembangan pariwisata berbasis keilmuan.

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan, Ini Pertimbangannya

  • 30 September 2026 12:45 WIB

Keputusan mempertahankan TBP mempertimbangkan laju kenaikan suku bunga simpanan rupiah dan valas di perbankan yang terbatas.

Hari Terakhir Pameran Pertanahan “Hamemayu Bumi Nagari”

  • 9 September 2026 09:38 WIB

Ada tiga layanan yang dapat dimanfaatkan. Yakni, layanan kekancingan untuk pemanfaatan tanah Kasultanan dan tanah Kadipaten, pembaruan dan perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) serta hak pakai.

Ajak Masyarakat Gemar Membaca, DPAD DIY dan DPRD DIY Bedah Buku tentang Memaknai Hidup

  • 23 September 2026 09:07 WIB

Buku merupakan hasil belajar bersama dari dinamika jatuh bangun membangun keluarga.

ads bottom