Kampus

JNE Bukan Sekadar Jasa Kurir, Kini jadi Penghubung Kebahagiaan Melalui Gerakan Literasi

2
×

JNE Bukan Sekadar Jasa Kurir, Kini jadi Penghubung Kebahagiaan Melalui Gerakan Literasi

Sebarkan artikel ini
WAWASAN BARU: JNE Content Competition 2026 memunculkan ide-ide segar dan orisinil di tengah gempuran Artificial Intelligence. (Humas JNE)

Sleman, ZonaJogja.Com – JNE kembali menghadirkan Creative Workshop bertajuk “Think Creative: Dari Ide Jadi Karya Penuh Cerita”.

Acara yang diselenggarakan di Gedung Sardjito, Ruang Teatrikal Lantai 2 Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang KM 14,5, Selasa (5/5/2026) pagi menghadirkan Martha Suherman  dan Kang Maman.

Maman Suherman yang akrab disapa Kang Maman kagum terhadap antusiasme kategori pelajar mengikuti JNE Content Competition.

Ia berujar, batasan pengetahuan mahasiswa dan pelajar semakin menipis.

“Daya tembus dan imajinasi anak SMA saat ini luar biasa. Tidak bisa lagi memandang mereka sebelah mata,” ujar Kang Maman.

Wujud Filosofi Connecting Happiness

Kompetisi yang digagas JNE adalah perwujudan nyata  filosofi Connecting Happiness.

Kang Maman mengatakan, JNE tidak lagi sekadar jasa kurir, tetapi juga penghubung kebahagiaan melalui gerakan literasi.

Ia berharap JNE Content Competition 2026 memunculkan ide-ide segar dan orisinil di tengah gempuran Artificial Intelligence (AI).

“Tapi, ingat. Jangan terjebak pada kemudahan instruksi mesin yang sering menghasilkan tulisan hambar tanpa nyawa,” ujar Kang Maman.

Manusia dan AI itu berbeda. Letaknya pada rasa dan pengalaman pribadi. AI tidak dapat melakukan tatap muka, AI tidak memiliki kenangan saat mendengar teriakan ‘paket’ di depan pagar rumah.

Fotografer profesional, Martha Suherman menekankan aspek storytelling merupakan variabel kunci dalam penilaian JNE Content Competition 2026.

“Foto yang hebat adalah foto yang mampu bercerita sendiri tanpa perlu didampingi oleh teks yang panjang,” kata Martha.

Dorong Mahasiswa Berani Eksplorasi Perspektif Baru

Teknis seperti komposisi dan pencahayaanmenjadi fondasi dasar. Namun, ‘nyawa’ karya fotografi adalah momen.

Martha mendorong pelajar dan mahasiswa berani mengeksplorasi perspektif baru.

Pada acara ini, JNE menyediakan hadiah total ratusan juta rupiah. Pemenang terbaik berkesempatan mendapatkan umroh atau ke HolyLand.

JNE berkomitmen merangkul pemenang bekerjasama secara profesional, mulai penggunaan desain, narasi, hingga video karya untuk kebutuhan brand di masa depan. (*)