Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) DIY bersuara menyikapi statemen Sekjen GPK, M Thobahul Aftoni.
Ketua GPK DIY, H Setyaji Hermawan menyatakan, pernyataan Aftoni tidak mewakili organisasi.
“Saya tegaskan, pernyataan itu pendapat pribadi. Bukan mewakili suara GPK,” kata Setyaji kepada ZonaJogja.Com, Selasa (27/10/2026) malam.
Kata Aji, narasi Afthoni adalah pendapat pribadi. Sama sekali tidak merepresentasikan GPK.
Seperti diberitakan, Aftoni mengkritik keputusan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terkait pergantian antarwaktu 3 anggota DPRD Kota Cilegon, 2 anggota DPRD NTB, dan seorang anggota DPRD Babel.
Aftoni menyebut keputusan tersebut mencederai perjuangan kader yang selama ini berkontribusi membesarkan partai.
Pemberhentian tersebut berpotensi merusak soliditas dan masa depan partai.
Bahkan, Aftoni terang-terangan menilai kepemimpinan Ketua Umum DPP PPP, Mardiono, belum menunjukkan pergerakan signifikan membawa PPP kembali ke jalur perjuangan umat.
Berbeda dengan Aftoni, GPK DIY justru mengamankan kepemimpinan Mardiono.
GPK DIY akan selalu menjaga dan mengawal kepengurusan DPP PPP yang disahkan Menkuham.
Aji yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Yogyakarta ini menegaskan, GPK sebagai badan otonom PPP akan selalu taat terhadap hasil muktamar.
GPK justru harus menjadi perisai terdepan untuk menjaga kesolidan internal PPP.
“Jangan membawa organisasi untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu,” ujar Aji.
Politisi yang juga pengusaha ini mengajak seluruh kader GPK tidak membuat argumen yang membuat gaduh internal partai. (*)












