Sleman, ZonaJogja.Com – CEO Campus League, Ryan Gozali terkesan menyaksikan permainan UNY dan UNNES di babak final.
Ia mengapresiasi para student-athlete dari Yogyakarta dan sekitarnya yang bermain sportif selama turnamen futsal bergulir.
Gozali juga mengapresiasi performa seluruh tim yang berlaga di Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026.
Dibandingkan tahun lalu, permainan para student-athlete dari Yogyakarta dan sekitar semakin meningkat dan menujukkan kesiapan.
“Ini sinyal positif. Pelan tapi pasti, budaya olahraga di kampus-kampus Indonesia mulai terbentuk,” katanya.
Campus League jadi Penggerak Budaya Olahraga di Kampus
Rektor UII, Prof Dr Ir Hari Purnomo MT IPU ASEAN Eng menyambut hangat hadirnya Campus League 2026.
Ia menegaskan, pendidikan tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademis. Kebugaran fisik juga perlu diatensi.
Turnamen olahraga menjadi sangat penting dan Campus League kini sebagai motor penggerak budaya olahraga di kampus.
“Di luar negeri, banyak atlet profesional lahir dari kampus. Tugas kita, bagaimana mengembangkan hingga akhirnya atlet-atlet besar muncul dari kampus tanah air,” kata Hari.
Setelah berlaga di Yogyakarta, Campus League Futsal akan menyapa Bandung, Jawa Barat, mulai 30 Oktober hingga 6 November. Terus berlanjut ke Jabodetabek pada 10 – 17 November.
Sementara fase The Nationals akan berlangsung di Yogyakarta pada 25 November sampai 2 Desember mendatang.
UNY jadi Tuan Rumah The Nationals
Terkait pelaksanaan The Nationals di Yogyakarta, Head of Competition & Talent Development Campus League, Dave Leopold menerangkan, UNY menempati peringkat kedua nasional dapat privilese sebagai tuan rumah.
UNY memperoleh jatah tiga slot untuk tim putra. Sedangkan Jabodetabek mendapat tiga slot untuk tim putri.
“Karena juara tahun lalu adalah Universitas Negeri Jakarta, maka kami berikan tiga slot untuk Jakarta. Jadi, nanti ada 10 tim putra dan 10 putri,” jelasnya.
Terdiri Surabaya (dua putra dan putri), Yogyakarta (tiga putra, tiga putri), Bandung (tiga putra, dua putri), dan Jabodetabek (tiga putri, dua putra).
Kata Dave, Campus League berkontribusi besar menggerakkan regenerasi atlet futsal Indonesia di masa depan.
Tak sedikit alumni Campus League yang lolos seleksi, lalu masuk training camp timnas futsal Indonesia.
“Kami di Campus League bekerja sama dengan head coach timnas futsal putra, Héctor Souto dan timnas putri, Luis Estrela. Peraturan yang kami bikin, itu atas arahan mereka. Tahun 2025, sekitar 85 persen training camp futsal wanita itu dari Campus League,” imbuhnya. (*)












