ZonaJogja.Com – Dosen bergelar profesor di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta bertambah lagi.
Di penghujung Oktober tahun ini, UAD mengukuhkan tiga guru besar. Mereka adalah Prof Ir Anton Yudhana ST MT PhD, Prof Dr Ir Siti Jamilatun MT, dan Prof Dr Sugiyarto SSi MSi.
Acara pengukuhan dipimpin Ketua Senat UAD, Prof Dr Dwi Sulisworo MT. Disaksikan Rektor UAD Prof Dr Muchlas MT beserta sivitas akademika UAD.
Keluarga tiga profesor juga ikut menyaksikan acara pengkuhan. Kali pertama yang menyampaikan pidato adalah Prof Ir Anton Yudhana ST MT PhD.
BERITA LAIN: Skin Labora, Toko Skincare dan Kosmetik, Ada Potongan Harga Sampai 70 Persen
Profesor Anton menyampaikan pidato tentang Kolaborasi Tiga Pilar untuk Meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi Melalui Inovasi AGRI Precision dan Biomedical Instrumentation.
Dilanjutkan pidato Prof Dr Ir Siti Jamilatun MT yang menyampaikan makalah berjudul Bahan Bakar Terbarukan dari Biomasa: Peluang dan Tantangan untuk Pasokan Energi Masa Depan.
Terakhir adalah penyampaian pidato Prof Dr Sugiyarto SSi MSi. Profesor Sugiyarto menyampaikan tema Model Optimasi di Era 4.0 Menuju 5.0 dengan Pendekatan Fuzzy Set dan Fuzzy Number.
Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT menyampaikan selamat kepada para guru besar baru.
BERITA LAIN: Relawan Perisai Gelar Rapimnas di Yogyakarta, Yakin Prabowo Menang
Profesor Muchlas mengatakan, UAD saat ini memiliki 32 guru besar. Seorang profesor meninggal dunia.
“Jadi, UAD sekarang ini memiliki 31 guru besar,” kata Rektor Muchlas.
Dari jumlah itu, 16 guru besar dilahirkan dari rahim UAD. Rektor menyatakan akan melakukan percepatan penambahan guru besar.
Targetnya jumlah guru besar hingga tahun 2027 sebanyak 146 orang.
Skenario optimitis yang akan direalisasikan adalah mencetak 14 guru besar per tahun.
Pada pengukuhan kali ini , Anton merupakan guru besar UAD ke-12, Jamil (13), dan Sugiyarto menjadi guru besar ke-14. (*)











