Sleman, ZonaJogja.Com – Puluhan orang mendatangi Saptohoedojo Art Galery di Jalan Laksda Adisucipto Km 9.
Mereka menghadiri Pekan Saptohoedojo yang digelar 1-7 Februari 2026. Acara ini bertepatan 101 tahun Saptohoedojo yang lahir pada 6 Februari 1925.
Direktur Pusat Kebudayaan Saptohoedojo (PKSH), Wahjudi Djaja mengatakan, Pekan Saptohoedojo merupakan aktualisasi tahunan untuk menghidupkan kembali pemikiran, karya, dan keteladanan seniman besar Saptohoedojo.
“Kami berharap acara ini dapat memberi inspirasi bagi publik,” kata Wahjudi Djaja kepada ZonaJogja.Com (1/2/2026).
Sekadar diketahui, Saptohoedojo seorang pelukis beraliran realisme yang lahir di Surakarta.
Wujudkan Obsesi Saptohoedojo
Saptohoedojo merupakan anak ke-7 dari 18 bersaudara. Ayahnya seorang dokter Kraton bergelar Kanjeng Raden Tumenggung Hendronoto. Sedangkan ibunya keturunan pujangga Ranggawarsita.
Pekan Saptohoedojo menyuguhkan sederet kegiatan. Ada penampilan One Uli (Prancis). Juga Yupi, penyanyi dari Magelang, yang melantunkan lagu-lagu kenangan.
Para pelukis yang tergabung dalam Komunitas Pelukis Titik 0 Jogja juga unjuk gigi. Mereka selama 2,5 jam melukis Yani Saptohoedojo.
Pekan Saptohoedojo juga disemarakkan dengan Pameran Lukis “Gothak Gathuk Pethuk” karya Ansori Mozaik dan En Roel.
Tak hanya aspek seni dan budaya, Pekan Saptohoedojo menghadirkan para pelaku UMKM seni binaan Dinas Koperasi UMK Kabupaten Sleman.
Jadi Khazanah Sejarah
Dilanjutkan prosesi umbul donga yang dilakukan LKH Sekar Pangawikan. Sementara para sastrawan akan tampil pada segmen baca puisi Komunitas Sastra Sembada.
“Kami ingin acara ini menjadi langkah kecil yang terus berkelanjutan untuk mewujudkan obsesi Saptohoedojo,” ujar Wahjudi.
Semasa hidup, Saptohoedojo ingin menjadikan Galeri Saptohoedojo sebagai oase kebudayaan, sekaligus menjadi forum pertemuan bagi tokoh besar dunia.
Itulah sebabnya, PKSH yang didirikan 22 November 2025 ingin mengangkat kembali pemikiran, komitmen, keteladanan, dan karya seni Saptohoedojo sebagai khazanah sejarah dan kebudayaan Indonesia. (*)








