Kampus

UAD Tambah 7 Guru Besar, 293 Doktor Berpotensi jadi Profesor

146
×

UAD Tambah 7 Guru Besar, 293 Doktor Berpotensi jadi Profesor

Sebarkan artikel ini

Sedang Sakit, Rektor UAD Sampaikan 3 Pesan kepada 7 Guru Besar Baru

UAD TAMBAH PROFESOR: Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof Setyabudi MM PhD menyarahkan SK pengangkatan 7 guru besar kepada Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD, Dr Norma Sari SH MHum. (Humas UAD)

Bantul, ZonaJogja.Com – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) semakin “menggila” dalam mencetak profesor-profesor baru.

Di bulan ini, sebanyak  7 dosen menerima SK Guru Besar dari LLDIKTI Wilayah V.

Mereka adalah Prof Dr Ishafit MSi, Prof Dr Apt Wahyu Widyaningsih SSi MSi, Prof Dr apt Nina Salamah SSi MSc, Prof Dr Yudi Ari Adi SSi MSi, Prof Dr Fatwa Tentama SPsi MSi, Prof Dr Dian Artha Kusumaningtyas SPd MPdSi, dan Prof Wajiran SS MA PhD.

Prestasi UAD  menambah jumlah guru besar   mengundang pujian dari  Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof Setyabudi MM PhD yang dingkapkan dengan pantun.

Ikan sepat ikan lele, bisa lompat ke kali Code. Memang hebat kampusnya UAD, langsung borong 7 guru besar,” ujar Profesor Setyabudi pada acara penyerahan SK di Museum Muhammadiyah di Kompleks Kampus 4 UAD (10/2/2026).

Acara ini dihadiri Sekretaris BPH UAD, Ir H Azman Latif,  Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD, Dr Norma Sari SH MHum beserta tamu undangan. Para hadirin tepuk tangan usai mendengar pantun yang dibacakan Profesor Setyabudi.

293 Doktor Berpotensi jadi Guru Besar 

SELAMAT DAN SUKSES: Tujuh Guru Besar yang mendapatkan surat keputusan dari LLDIKTI Wilayah V. (Humas UAD)

UAD saat ini memiliki 49 guru besar aktif dari 261 guru besar di wilayah LLDIKTI  Wilayah V. Potensi guru besar di UAD sebanyak 293 doktor dengan 134 lektor kepala.

“Saya mengamati betul, di UAD ini proses dari lektor kepala ke guru besar cukup cepat yang hanya 2 atau 3 tahun. Mohon dicek lagi, 134 lektor kepala yang sudah lebih dari 2 tahun, kira-kira mau diapakan, karena tren di UAD tidak perlu lama-lama untuk jadi guru besar,” lanjut Profesor Setyabudi.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD, Dr Norma Sari SH MHum memberi apresiasi terhadap 7 guru besar yang mendapatkan SK dari LLDIKTI Wilayah V.

“Kami berharap capaian ini menjadi pemantik lahirnya lebih banyak guru besar di UAD. Ke depan, kami mohon arahan terkait sosialisasi regulasi dan kebijakan baru agar proses ini terus berkelanjutan,” kata Norma Sari

Tiga Pesan dari Rektor

Pada acara ini, Norma Sari menyampaikan 3 pesan dari Rektor UAD, Prof Dr Muchlas yang sedang terbaring sakit.

Pertama, tujuh guru besar diminta meneguhkan integritas keilmuan sebagai manifestasi nilai Islam berkemajuan.

Kedua, memimpin pengembangan ilmu yang inklusif, transformatif, dan berorientasi kemajuan.

Ketiga, menghadirkan ilmu sebagai amal kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah. (*)