Beranda » Wisata » Wisata Bojong Asri, Tempat Asyik Lihat Matahari Hilang, Suasananya Romantis Banget

Wisata Bojong Asri, Tempat Asyik Lihat Matahari Hilang, Suasananya Romantis Banget

BANTUL, ZonaJogja.Com –  Tempat wisata terus bermunculan di Kabupaten Bantul.

Ada lokasi baru tak jauh dari Pantai Depok. Spot baru ini bernama Wisata Bojong Asri. Lokasinya di Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek. Berdekatan dengan Jembatan Kretek II yang fenomenal.

Tempat wisata ini masih berusia seumur jagung. Diresmikan Desember 2022.

Namun, selalu ramai didatangi wisatawan domestik. Apalagi saat sore menjelang malam. Tempat ini dipadati pengunjung.

Pengunjung berburu melihat proses “hilangnya” matahari di ufuk barat. Dari tempat ini, bisa melihat matahari terbenam dari hamparan langit yang membiru.

BERITA LAIN: GKR Bendara: Bisa Tidak Promosi Wisata Bareng-Bareng?

WISATA SENJA: GKR Bendara menikmati kuliner usai matahari tenggelam di Bojong Asri. (irsyam)

“Pemandangannya bagus. Cantik sekali,” kata Ketua Lintas Komunitas Peduli Wisata Jogja, Irsyam Eram di sela-sela acara diskusi Forum Pentahelix Reborn Selasa (11/7/2023) sore.

Acara ini dihadiri Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY, GKR Bendara; Pelaksana Harian Kepala Dinas Pariwisata DIY, Kurniawan SE Akt, MEc Dev; Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Aji.

Ricky Harris Fadhila dari Badan Otorita Borobudur (BOB), perwakilan Dinas Pariwisata kota dan kabupaten se-DIY, dan Polda DIY.

Sekadar diketahui, Irsyam adalah pelaku sekaligus pengamat wisata yang mendampingi kelahiran Wisata Bojong Asri.

BERITA LAIN: Para Pendekar Tapak Suci se-Indonesia Kumpul di Jogja, Ada Apa?

BUBUR CEMPLUNG: Menu jaman dulu yang menjadi sejarah. (azam/zonajogja.com)

Tempat ini tak hanya menyuguhkan  pemandangan indah. Tapi juga ada spot lain yang juga menarik.

“Pengunjung bisa menikmati  kuliner ikan laut, permainan anak, perahu kano, jelajah sungai, dan camping ground,” kata Pengelola Wisata Bojong Asri, Haryanto.

Soal kuliner, ada menu yang perlu dicicipi. Dikenal dengan nama Bubur Cemplung.

“Bubur ini memiliki story telling. Ini kisah nyata tentang warga penduduk Depok sekitarnya yang kesulitan makan karena kemiskinan sekitar 70 tahun lalu,” terang Haryanto.

BERITA LAIN: Festival Crossborder Skouw, Acara Bergengsi di Pos Lintas Batas Negara, Dihadiri Ribuan Peserta

DAYA TARIK: Wahana permainan anak yang memuat edukasi. (azam/zonajogja.com)

Dinamakan Bubur Cemplung, karena waktu itu, beras hanya dicampur daun kelor dan katu.

Lalu, dimasak hingga beras lunak. Setelah matang, baru dimakan.

Kini, racikan Bubur Cemplung divariasi. Daun kelor tetap dipertahankan. Tapi, ditambah jagung dan wortel.

Rasanya enak. Gurih. Cocok disantap pada pagi, siang atau sore.

Penasaran? Tak sulit menemukan Wisata Bojong Asri. Lokasinya sekitar 50 meter sebelum pintu masuk menuju Pantai Depok.

Lalu, belok kanan. Nanti ada papan bertuliskan Wisata Bojong Asri. (*)

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

Ditanya Tenaga Ahli Utama KSP soal MBG, Pelajar SMP 10 Yogyakarta Bilang Enak dan Suka

  • 7 September 2026 13:39 WIB

Pemkot Yogyakarta terus memperkuat koordinasi antara satgas, perangkat daerah dan SPPG untuk memantau pelaksanaan MBG secara kontinyu.

Ratusan Orang Penuhi Bukit Watu Gagak, Disuguhi Musik dan Seni Pertunjukan

  • 11 Oktober 2026 10:21 WIB

Pentas memadukan musik, seni pertunjukan dan budaya.

12 Atlet Penyandang Disabilitas Intelektual dari DIY Berlaga di PESONAS 2026

  • 9 Oktober 2026 20:27 WIB

Paku Alam X  meminta Special Olympics Indonesia (SOIna) DIY  bisa menjaga kesehatan para atlet.

Hongqi House Mampang jadi Pintu Rumah Pertama di Indonesia

  • 26 September 2026 07:03 WIB

Hongqi memastikan pengalaman Neo-Chinese Luxury tidak hanya hadir melalui E-HS9, tetapi juga melalui cara pelanggan dilayani.

Spill Seni dan Pariwisata, Joko Mursito Dapat Predikat Doktor “Terbaik”

  • 24 Agustus 2026 10:10 WIB

kebijakan publik yang dilandasi riset pendidikan akan melahirkan program yang implementatif bagi pembangunan daerah.

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan, Ini Pertimbangannya

  • 30 September 2026 12:45 WIB

Keputusan mempertahankan TBP mempertimbangkan laju kenaikan suku bunga simpanan rupiah dan valas di perbankan yang terbatas.

Gandeng RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Jurnalis Forwakobis Bikin Acara Periksa Kesehatan Gratis di Sayidan

  • 30 Agustus 2026 19:37 WIB

Kepala Bidang Pelayanan BPD DIY Cabang Senopati, Muis yang hadir pada acara ini memberi apresiasi kepada Forwakobis yang memberi atensi terhadap kesehatan masyarakat.

Acaranya Keren, Desain yang Dipamerkan Bagus Bagus

  • 10 Oktober 2026 22:03 WIB

Jogja Fashion Rendezvous 2026 merupakan kolaborasi ASMAT PRO Group bersama Jogja City Mall.