oleh

Bertemu di Yogyakarta, Haryadi dan Gibran Bahas Derby Mataram

YOGYAKARTA – Ada yang  berbeda pada ulang tahun ke-265 Kota Yogyakarta tanggal 7 Oktober 2021. Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Balaikota Timoho.

Putra sulung Presiden Joko Widodo ini tiba di Balaikota Timoho sekitar pukul 13.40. Kedatangan Gibran disambut Walikota Haryadi Suyuti dan Wawali Heroe Poerwadi.

Selain mengucapkan ulang tahun Kota Yogyakarta, kedatangan Gibran yang mengenakan kemaja batik lengan panjang  ini  membahas penawaran perpanjangan kerjasama perjanjian kerjasama daerah.

BACA JUGA: Sosiolog UGM Sebut Perempuan Rentan Terjerat Pinjol, Ini Penyebabnya

SEJARAH: Gibran menyaksikan foto Yogyakarta masa lalu di Balaikota Timoho. (humas kota yogyakarta)

Sekadar diketahui, Pemkot Yogyakarta dan Kota Solo pada tahun 2015  pernah melakukan kerjasama. Kedatangan kakak Kaesang Pengarep ini ingin melanjutkan kerjasama.

Pertemuan Gibran dan Haryadi juga membicarakan  laga Derby Mataram antara PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo. Rencananya keduanya akan  bertarung dalam lanjutan Liga 2 tahun 2021 di Stadion Manahan 12 Oktober mendatang.

Gibran menjamin keamanan skuad Laskar Mataram.

“Saya berjanji akan memberi keamanan penuh kepada Laskar Mataram,” ujar Gibran usai menyaksikan pameran foto tentang Kota Yogyakarta tempo dulu.

BACA JUGA: Hati Hati, Anak Muda Berisiko Terkena Penyakit Jantung

BERBAGI: Walikota Gibran Rakabuming Raka berbagi kaos jersey kepada Walikota Haryadi Suyuti. (humas kota yogyakarta)

Di akhir pertemuan dua kepala daerah, Gibran  bertukar jersey dengan Haryadi. Haryadi memberikan kaos jersey bernomor 265, sebagai simbol HUT Kota Yogya ke-265.

Haryadi berharap pertukaran jersey akan meredakan tensi jelang Derby Mataram. Orang pertama di Kota Yogyakarta ini menyebut Surakarta dan Yogyakarta sejatinya bersaudara.

“Walikotanya saja sudah bertukar jersey. Hakikatnya, Yogyakarta dan Solo adalah aglomerasi yang tidak terpisahkan. Semuanya sedulur,” kata Haryadi. (aza/asa)