ZonaJogja.Com – Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti milik Pemkot Yogyakarta, dijamas, pagi tadi (14/8/2023).
Upacara jamasan dilangsungkan di halaman air mancur komplek Balaikota Timoho.
Tombak yang telah berusia satu abad ini merupakan pemberian Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada tahun 2000.
Sebelum dijamas, Tombak Kyai Wijyo Mukti diarak mengelilingi komplek Balaikota.
BERITA LAIN: Sarjana Matematika Ini Memandikan Ribuan Jenazah, Kisah Hidupnya Inspiratif
Usai kirab dilanjutkan prosesi melepas rangkaian melati yang melilit di pegangan tombak dan arung mata tombak.
Pembersihan tombak dilakukan Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, dibantu sejumlah Abdi Dalem Keraton Yogyakarta.
Abdi Dalem Victor Mukhammadenis Hidayatullah mengungkapkan tahapan jamasan.
Dimulai melihat ada korosi atau tidak dalam tombak. Setelah itu, penutup tombak dibuka. Dibersihkan dengan air jeruk nipis, kemudian dikeringkan.
Menjaga kondisi tombak, digunakan minyak pusaka yang dioleskan pada besi tombak.
BERITA LAIN: Targetnya, 30 Juta UMKM Terhubung ke Ekosistem Digital
“Warangan atau arsen berguna melapisi bilah. Minyak berfungsi melapisi bilah selanjutnya,” terang Victor.
Selesai jamasan, Singgih menyerahkan Tombak Kyai Wijoyo Mukti kepada para abdi dalem.
Selanjutnya dikembalikan ke tempat semula di ruang kerja walikota.
Selain menjamas pusaka milik Pemkot Yogyakarta, Singgih juga menjamas pusaka pribadi berupa keris.
“Saya tanya ke teman-teman paguyuban pusaka. Ini akan membantu bagi yang memegang bisa menerangi yang hadir di situ. Istilahnya damar murub,” ujar Singgih. (*)








