Bantul, ZonaJogja.Com – Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sebagai fondasi utama.
Pernyataan itu disampaikan Rektor Muchlas pada edukasi keuangan syariah bagi warga Muhammadiyah DIY di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (23/4/2026).
Acara yang diselenggarakan UAD bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia mengusung tema “Penguatan Literasi dan Implementasi Keuangan Syariah Menuju Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah.”
“Saya kira literasi keuangan ini sangat penting bagi warga Muhammadiyah,” kata Rektor Muchlas.
Kata Muchlas, kemandirian ekonomi tidak akan tercapai tanpa pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan berbasis syariah.
Ketua PWM DIY, Dr Muhammad Ikhwan Ahada MA menyebut literasi keuangan syariah sebagai bagian untuk mencapai kesejahteraan hidup.
Literasi keuangan syariah penting untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Ikhwan menilai kebijakan penggunaan sistem keuangan syariah di lingkungan Muhammadiyah sebagai langkah strategis.
“Ini merupakan langkah strategis agar dunia keuangan syariah bisa lebih bergairah,” katanya.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H Singgih Januratmoko SH MM menekankan peran keuangan syariah dalam menciptakan keadilan ekonomi.
Keuangan syariah bukan lagi bicara halal dan haram. Tetapi instrumen membangun ekonomi yang berkeadilan.
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Dr Ferry Irawan SE MSE menyoroti masih adanya kesenjangan antara keuangan konvensional dan syariah.
“Konvensional sudah sekitar 93 persen, sedangkan syariah baru 13,4 persen,” ujarnya. (*)











