Beranda » Kesehatan » Buka Layanan OEC, OMRON Bantu Masyarakat Turunkan Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Buka Layanan OEC, OMRON Bantu Masyarakat Turunkan Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – OMRON Healthcare Indonesia, hari ini menyelenggarakan “OMRON Experience Center (OEC): Bringing Better Service Closer to You”.

Acara ini dilaksanakan di Artotel Suites Bianti Yogyakarta, hari ini (20/8/2026). Menghadirkan Direktur OMRON Healthcare Indonesia, Tomoaki Watanabe.

Juga hadir Marketing  Manager OMRON Healthcare Indonesia, Fanny Himawan; dan Ketua Pokja Hipertensi Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI),  dr Bagus Andi Pramono SpJP FIHA.

Tomoaki Watanabe dalam sambutan mengatakan, akses terhadap layanan yang mendukung penggunaan perangkat kesehatan secara tepat merupakan bagian penting  membangun kebiasaan pemantauan kesehatan berkelanjutan.

“OMRON berkomitmen membantu masyarakat menurunkan risiko stroke dan serangan jantung melalui pencegahan dan pemantauan kesehatan yang lebih baik,” kata Tomoaki.

Kata Tomoaki, pengelolaan hipertensi membutuhkan pemantauan yang konsisten, termasuk ketika masyarakat melakukan pemeriksaan secara mandiri di rumah.

Buka OMRON Experience Center di Yogyakarta 

TOMOAKI WATANABE: Akses terhadap layanan yang mendukung penggunaan perangkat kesehatan secara tepat merupakan bagian penting membangun kebiasaan pemantauan kesehatan berkelanjutan. (azam/zonajogja.com)

Bekerjasama dengan Datascrip Service Center, OMRON Healthcare Indonesia membuka OMRON Experience Center (OEC) di Yogyakarta.

Lokasinya berada di Datascrip Service Center Jalan Gajahmada 21 Kav R-2, Pakualaman, Yogyakarta.

Kantor ini  melayani perbaikan dan kalibrasi perangkat OMRON. Pelanggan bisa mencoba berbagai perangkat kesehatan OMRON, termasuk tensimeter digital, monitor komposisi tubuh, nebulizer, perangkat manajemen nyeri, dan termometer digital.

Sehingga pelanggan dapat memutuskan tipe  yang tepat  sebelum melakukan pembelian di toko alat kesehatan, apotek, atau kanal resmi online.

Selain Yogyakarta, OMRON Experience Center dibuka  di Jakarta, Medan, Padang, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Bali, Manado, dan Makassar.

“Dibukanya OEC untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan purna jual, sekaligus mendukung penggunaan perangkat kesehatan untuk pemantauan tekanan darah secara tepat dan berkelanjutan,” ujar Tomoaki.

Upaya  yang dilakukan OMRON Healthcare Indonesia  dengan membuka OMRON Experience Center relevan terhadap tingginya angka hipertensi di  Daerah Istimewa Yogyakarta.

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menyebutkan, prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah pada penduduk usia di atas 18 tahun mencapai 31,8 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan prevalensi nasional sebesar 30,8 persen.

Usia 15 Tahun ke Atas Alami Gangguan Hipertensi

TARGET: Ketua Pokja Hipertensi Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, dr Bagus Andi Pramono menegaskan, pemantauan secara berkala penting dilakukan untuk melihat tekanan darah berada dalam target, sekaligus mengetahui respons seseorang terhadap pengobatan. (azam/zonajogja.com)

Sementara data HEARTS Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta hingga Juli 2026 memperkirakan terdapat 97.362 penduduk usia 15 tahun ke atas mengalami gangguan hipertensi.

Berdasarkan pasien hipertensi yang telah terdaftar, 44,90 persen tidak tercatat memiliki kunjungan dalam 12 bulan terakhir.

“Fakta tersebut menunjukkan ada tantangan menjaga kesinambungan pemantauan dan pengelolaan hipertensi,” kata Tomoaki.

Ketua Pokja Hipertensi Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI),  dr Bagus Andi Pramono mengatakan, hipertensi merupakan kondisi yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang.

Tekanan darah dapat berubah dari waktu ke waktu. Itulah sebabnya, pemantauan secara berkala penting dilakukan untuk melihat tekanan darah berada dalam target, sekaligus mengetahui respons seseorang terhadap pengobatan.

Pengendalian hipertensi  perlu dilakukan secara berkesinambungan melalui pemantauan di fasilitas kesehatan maupun rumah.

“Pemantauan di rumah dapat membantu memberi gambaran tekanan darah dalam aktivitas sehari-hari, terutama jika dilakukan secara konsisten dengan perangkat yang tervalidasi dan metode pengukuran yang benar,” ujar  dr Bagus.

Hasil pengukuran di rumah  dapat menjadi informasi tambahan bagi tenaga kesehatan dalam mengevaluasi kondisi pasien.

Masyarakat tidak hanya mengetahui angka tekanan darah, melainkan juga memahami cara pengukuran secara benar, dan mencatat hasil secara konsisten.

“OMRON pun menyediakan berbagai pilihan tensimeter yang dapat digunakan di rumah,” terang Marketing  Manager OMRON Healthcare Indonesia, Fanny Himawan.

Merek Tensimeter yang Direkomendasikan

Tensimeter OMRON telah melalui proses uji dan validasi klinis yang dilakukan European Society of Hypertension (ESH), British Hypertension Society (BHS), dan Association for the Advancement of Medical Instrumentation (AAMI), serta direkomendasikan StrideBP.

Penggunaan perangkat yang tervalidasi secara klinis, disertai teknik pengukuran yang tepat, menjadi bagian penting untuk memperoleh hasil yang dapat diandalkan.

Fanny menyatakan,  OMRON Healthcare berkomitmen meningkatkan kesehatan dan memberdayakan masyarakat di seluruh dunia agar dapat menjalani hidup secara optimal.

Dengan penjualan lebih dari 400 juta unit secara global, OMRON menjadi merek tensimeter yang paling direkomendasikan tenaga kesehatan di dunia.

Sejak berdiri, OMRON Healthcare terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan berkontribusi bagi terciptanya kehidupan yang lebih sehat melalui inovasi yang mendukung pencegahan, pengobatan, dan pengelolaan kondisi medis.

OMRON Experience Center menghadirkan pusat layanan teknis, termasuk servis dan kalibrasi alat yang efisien, agar masyarakat dapat menjaga konsistensi pemeriksaan tekanan darah tanpa kendala. (*)

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

BERITA REKOMENDASI

Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci

Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci

 Sebanyak 500 anggota menyandang  “pendekar”  yang tersebar di berbagai kepengurusan Tapak Suci di Indonesia.

OMRON Experience Center Dibuka di Yogyakarta, Perkuat Akses Layanan dan Pemantauan Tekanan Darah Berkelanjutan

OMRON Experience Center Dibuka di Yogyakarta, Perkuat Akses Layanan dan Pemantauan Tekanan Darah Berkelanjutan

Di Yogyakarta, OMRON Experience Center buka di Datascrip Service Center, Jalan Gajahmada  21 Kav. R-2 Pakualaman, Yogyakarta.

MPKS PP Muhammadiyah Gelar Rakor di Makassar, Jadi Forum Strategis Perkuat Sinergi

MPKS PP Muhammadiyah Gelar Rakor di Makassar, Jadi Forum Strategis Perkuat Sinergi

Kegiatan ini menjadi forum strategis memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menyelaraskan arah gerakan sosial Muhammadiyah di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua.

360 Pegawai Negeri di  DIY Terima Tanda Kehormatan

360 Pegawai Negeri di DIY Terima Tanda Kehormatan

Institusi yang kuat bukan hanya memiliki pegawai yang cakap, tetapi juga memiliki mata rantai keteladanan yang tidak terputus.

Percasi Ingin Yogyakarta jadi Kota Catur, jadi Olahraga Populer ke-2 Setelah Sepakbola

Percasi Ingin Yogyakarta jadi Kota Catur, jadi Olahraga Populer ke-2 Setelah Sepakbola

Percasi juga menargetkan catur menjadi olah raga nomor 2 paling populer di sekolah setelah sepak bola.

Hamzah Batik Malioboro Terbakar

Hamzah Batik Malioboro Terbakar

Hingga berita ini diturunkan, api sudah padam. Meski demikian, sejumlah kendaraan pemadam kebakaran masih disiagakan di Jalan Ahmad Yani.

Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Pecinta Alam Gelar Upacara di Monumen Rudal Merapi

Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Pecinta Alam Gelar Upacara di Monumen Rudal Merapi

Saat terjadi erupsi Gunung Merapi tahun 2010, monumen rudal rusak. Tahun 2017, monumen kembali dibangun di Desa Kinahrejo.

Cegah Anak Kena Kanker, Dinkes Kota Yogyakarta Lakukan Imunisasi HPV

Cegah Anak Kena Kanker, Dinkes Kota Yogyakarta Lakukan Imunisasi HPV

efek samping yang mungkin muncul setelah imunisasi adalah demam, nyeri dan pembengkanan di area penyuntikan