Kampus

UAD Wisuda 2.130 Lulusan, Rektor Muchlas Ingatkan Persaingan Dunia Kerja Makin Terbuka

17
×

UAD Wisuda 2.130 Lulusan, Rektor Muchlas Ingatkan Persaingan Dunia Kerja Makin Terbuka

Sebarkan artikel ini
CUMLAUDE: Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT mengatakan, 98 persen dari jumlah tersebut adalah wisudawan yang meraih predikat cumlaude atau dengan pujian. (yt/uad)

Bantul, ZonaJogja.Com – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta kembali mencetak sarjana baru.

Kali ini, UAD mewisuda 2.130 lulusan. Terdiri 1.853 lulusan Program Sarjana (S1), 11 lulusan Program Sarjana Terapan (D4), 263 lulusan Program Magister (S2), dan 3 lulusan Program Doktor (S3).

Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT mengatakan, 98 persen dari jumlah tersebut adalah wisudawan yang  meraih predikat cumlaude atau dengan pujian.

“Capaian ini tentu merupakan prestasi yang sangat menggembirakan,” kata Rektor Muchlas pada acara wisuda di Gedung Jogja Expo Center (JEC), hari ini (31/10/2026).

Acara pelepasan lulusan dihadiri Ketua Badan Pembina Harian Universitas Ahmad Dahlan, Prof Dr Irwan Akib MPd; Ketua Senat, Prof Dr Dwi Sulisworo MT,  jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah DIY, beserta para wakil rektor, kepala biro, badan, kantor dan lembaga di UAD.

Muchlas menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan, para dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua yang  memberi dukungan dalam proses pendidikan.

Tetapi, Muchlas  mengingatkan prestasi akademik yang tinggi bukan tujuan akhir pendidikan.

Prestasi tersebut harus menjadi bekal untuk menghadirkan karya, memberi manfaat, dan mengambil peran nyata dalam kehidupan masyarakat.

“Dalam situasi seperti ini, ijazah merupakan bukti saudara telah menguasai kompetensi tertentu,” kata Muchlas.

Namun, ijazah  tidak menjamin seluruh pengetahuan yang dimiliki para sarjana hari ini  selalu relevan di masa mendatang.

“Karena itu, terus belajar. Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah,” pinta Muchlas.

Batas Geografis Makin Kehilangan Makna

SELAMAT: Kali ini, UAD mewisuda 2.130 lulusan. Terdiri 1.853 lulusan Program Sarjana (S1), 11 lulusan Program Sarjana Terapan (D4), 263 lulusan Program Magister (S2), dan 3 lulusan Program Doktor (S3). (yt/uad)

Di depan ribuan lulusan dan orang tua yang menyaksikan acara wisuda, Muchlas mengatakan, orang yang mampu bertahan di tengah perubahan bukan orang yang paling banyak mengetahui.

Tetapi orang yang paling bersedia terus belajar dan memperbarui kemampuan.

Muchlas mengajak para wisudawan menghadapi masa depan dengan optimisme, kemampuan beradaptasi, dan keberanian berinovasi.

Para lulusan UAD akan memasuki dunia penuh peluang, sekaligus sarat tantangan.  Persaingan dunia kerja semakin terbuka. Batas-batas geografis semakin kehilangan makna.

“Saudara tidak hanya akan berhadapan dengan lulusan perguruan tinggi di Indonesia, tetapi juga dengan sumber daya manusia dari berbagai negara,” katanya.

Perkembangan kecerdasan buatan  juga  menghadirkan tantangan baru bagi berbagai profesi.

Sejumlah pekerjaan rutin mulai dapat dilakukan  mesin dan sistem cerdas.

“Tapi, saudara tidak perlu memandang perkembangan tersebut dengan rasa takut. Justru saudara harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kualitas pekerjaan,” ujar Muchlas.

Lulusan universitas bukan hanya memiliki kemampuan teknis. Yetapi juga kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, bekerja sama, serta mengambil keputusan secara etis dan bertanggung jawab.

Masa depan tidak hanya membutuhkan orang-orang yang pandai menggunakan teknologi.

Masa depan membutuhkan manusia yang memiliki integritas, empati, dan kepedulian terhadap orang lain.

“Masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang dapat menciptakan peluang, menghasilkan inovasi, membangun usaha, dan memberi solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Muchlas. (*)