Kronika

Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci

28
×

Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci

Sebarkan artikel ini
AFNAN HADIKUSUMO: Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah. (istimewa)

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Afnan Hadikusumo langsung tancap gas setelah kembali memimpin Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode 2026–2031 pada Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Semarang, 6-9 Agustus 2026.

Ada beberapa program kerja yang sedang direaliasikan. Terutama tindak lanjut pembangunan Padepokan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di kompleks SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Jalan Pramuka, Kemantren Umbulharjo.

“Harapannya, pembangunan padepokan selesai sesuai jadwal,” kata Afnan kepada ZonaJogja.Com, hari ini (3/10/2026).

Seperti diketahui, acara peletakan batu pertama dilaksanakan 19 April 2025. Dilanjutkan pengajian akbar dan penandatanganan prasasti pada 20 Juni 2026.

Pada acara ini, Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sugiono menggelontorkan Rp 5 miliar untuk membiayai pembangunan padepokan.

“Bismillah. Saya membantu Rp 5 miliar. Mudah mudahan memberi manfaat untuk mewujudkan berdirinya Padepokan Tapak  Suci,” kata Sugiono waktu itu.

Anggota Berjumlah 3 Juta Orang 

Jumlah tersebut belum termasuk partisipasi anggota, dan bantuan yang dijanjikan sejumlah pihak dalam nominal yang tidak sedikit.

Selain mengurusi pembangunan Padepokan Tapak Suci, Afnan juga sedang memikirkan para pendekar.

Tapi, Afnan tidak menyebutkan objek yang dipikirkan. Seperti diketahui, anggota Tapak Suci saat ini berjumlah 3 juta orang.

Dari jumlah tersebut,  500 anggota menyandang  “pendekar”  yang tersebar di berbagai kepengurusan Tapak Suci di Indonesia.

“Andil para pendekar cukup besar bagi kelangsungan dan prestasi Tapak Suci,” kata Afnan.

Tapak Suci juga menyematkan sekitar 50 pendekar kehormatan kepada pejabat dan tokoh masyarakat.

Afnan lantas menjabarkan program kerja Tapak Suci periode 2026 -2031.

Yakni, sinkronisasi kependekaran dan organisasi. Menyelaraskan nilai-nilai keilmuan dan kependekaran khas Tapak Suci dengan tata kelola organisasi yang profesional dan modern.

Manfaatkan Teknologi Digital

Tapak Suci juga memanfaatkan teknologi digital dalam proses administrasi, pendataan kader, hingga sistem musyawarah dan seleksi kepemimpinan.

Tak hanya ramah digital, Tapak Suci juga akan melakukan perluasan dan penguatan jaringan internasional.

“Saat ini Tapak Suci ada di 36 provinsi di Indonesia dan 8 negara,” terang Afnan.

Lalu, program integrasi pembinaan melalui Amal Usaha Muhammadiyah, sekolah, madrasah Muhammadiyah, serta Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Juga melakukan kolaborasi kelembagaan berbasis sains, keolahragaan, psikologi atlet, hingga inovasi teknik bela diri.

Serta mengoptimalkan pembinaan atlet untuk ajang kejuaraan nasional maupun multi-event internasional. (*)