Bantul, ZonaJogja.Com – Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof Dr Muchlas MT menegaskan, perguruan tinggi yang dipimpinnya fokus pada ranah Tridarma Perguruan Tinggi.
“Tridarma merupakan bagian penting dari perguruan tinggi. Fokus kami saat ini meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” kata Rektor Muchlas hari ini (21/5/2026).
Pernyataan tersebut menanggapi statemen Menteri Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Brian Yuliarto.
Brian mengatakan, kampus harus terlibat secara aktif mendukung program pemerintah. Salah satunya pengelolaan SPPG dalam proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) di perguruan tinggi.
Muchlas mengungkapkan, UAD memiliki perhatian lebih pada gizi dan kesehatan untuk masyarakat.
Komitmen tersebut diimplementasikan melalui berbagai penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa.
Penelitian dan pengabdian terkait gizi, kesehatan, dan inovasi makanan banyak diinisiasi dari Prodi Teknologi Pangan, Prodi Gizi, dan Prodi Bisnis Jasa Makanan.
Sudah Lama Atensi Pangan
Hasil penelitian diimplementasikan melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan, sosialisasi, sampai program kuliah kerja nyata.
Salah satu yang diatensi adalah olahan makanan berbahan pangan lokal untuk pencegahan stunting di Gunungkidul dan Kulon Progo.
UAD melalui Ahmad Dahlan Halal Center (ADHC) juga aktif melakukan pendampingan kepada UMKM untuk memperoleh sertifikat halal.
Pendampingan tersebut bertujuan agar UMKM memiliki bukti legalitas dan juga menjamin keamanan serta kehigienisan produk.
Sekadar diketahui, ADHC menerima penghargaan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI atas capaiannya sebagai Best Halal Inovation on Academic Achievement.
UAD menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang memperoleh penghargaan ini dalam acara Indonesia Halal Industri Award (IHYA) 2024.
“Dengan demikian, peran UAD tetap linier dengan Tridarma Perguruan Tinggi,” ujar Muchlas.
Saat ini, UAD fokus pada peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian, serta memperkuat ekosistem akademik. (*)











