oleh

Pesan Jenaka Dukung PPKM Darurat di Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA – Walikota Haryadi Suyuti memantau langsung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari ke-4 di Kota Yogyakarta.

Salah satu lokasi yang didatangi adalah pasar tradisional. Walikota didampingi Wakil Walikota Heroe Poerwadi menyaksikan optimalisasi PPKM di pasar tradisonal.

“Saya ingin memastikan dan monitor pelaksanaan PPKM di sektor esensial,” kata Haryadi Suyuti.

Orang nomor satu di Kota Yogyakarta ini memastikan semua pedagang dan pengunjung tertib melaksanakan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Ini Dia, 10 Sekolah Penerima Penghargaan Adiwiyata

ATENSI: Pemilik warung mendukung PPKM Darurat. (edi/facebook)

Saat mengunjungi sejumlah pasar tradisonal, petugas sempat mengabadikan atensi masyarakat mendukung PPKM Daryurat.

Misalnya, warung makan yang membuat pesan singkat. Tulisannya berbunyi: Take Away Only. Artinya, hanya boleh bungkus !

Pemilik warung meminta makanan dibungkus. Lalu, dimakan di rumah. Tulisan dalam spanduk ini sempat difoto petugas Pemkot Yogyakarta.

Juga ada gambar yang dipasang pada angkringan. Bunyinya begini: Dibungkus wae, Ojo dipangan ning kene. Timbang aku karo kowe sing dibungkus Satpol PP.

Setidaknya, dua tulisan yang disampaikan dengan gaya berbeda itu hanya ingin menyampaikan pesan. Masyarakat diajak menyukseskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat di Kota Yogyakarta. (aza/asa)