Tutup
Kesehatan

Ternyata, Konsumsi Telur Mentah Justru Berbahaya bagi Kesehatan, Kok Bisa?

65
×

Ternyata, Konsumsi Telur Mentah Justru Berbahaya bagi Kesehatan, Kok Bisa?

Sebarkan artikel ini
TELUR MENTAH: Cara konsumsinya harus benar. (alam/zonajogja.com)

SLEMAN, ZonaJogja.Com – Ternyata, mengkonsumsi telur mentah berbahaya bagi kesehatan. Asumsi yang mengatakan telur mentah bisa meningkatkan kadar protein dalam tubuh dan membuat stamina lebih segar, ternyata juga keliru.

“Pemahaman itu keliru,”kata Ahli Gizi UGM, Dr Toto Sudargo SKM MKes seperti dikutip ugm.ac.id (18/4/2022).

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Toto membeberkan penelitian yang  dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition tahun 2004.  Jurnal ini menyebutkan penyerapan protein oleh tubuh justru lebih banyak didapatkan dari konsumsi telur yang sudah matang.

Pada keadaan mentah, protein yang dapat diserap tubuh hanya  50 persen. Sedangkan dalam keadaan telur telah matang, protein yang diserap tubuh mampu mencapai 90 persen.

Putih telur mengandung avidin. Yakni, zat protein yang bisa berefek negatif bagi tubuh karena kemampuan mengikat biotin.

Biotin merupakan vitamin B7 yang larut dalam air. Diperlukan tubuh dalam proses metabolisme dan pencernaan gula dalam darah.

BACA JUGA: Pakai Sandal Japit, Puluhan Buruh Gendong Ikuti Fashion Show

Bahaya lain konsumsi telur mentah adalah rentan infeksi bakteri salmonella. Bakteri ini bisa menembus cangkang telur dan masuk hingga bagian putih telur.

Peluang infeksi salmonella terhadap konsumsi telur mentah sangat besar.

Infeksi salmonella bisa memicu kejang, mual, muntah, dan diare. Bahkan, kematian.

“Banyak efek buruk daripada manfaat mengkonsumsi telur mentah,” ujar Dosen Departemen Gisi Kesehatan FKKMK UGM ini.

Telur memiliki kandungan vitamin A dan vitamin D. Juga ada kandungan protein, lemak, omega 3, omega 6, kalsium, fosfor, potassium, serta sodium, serta kolesterol.

Namun, kandungan vitamin dalam telur bisa rusak saat proses pengolahan dilakukan dengan tidak tepat.

Beberapa cara yang bisa dilakukan  dengan memasak pada suhu  stabil dan tidak terlalu lama saat direbus atau digoreng.

 

(*/asa)