Tutup
Headline

Atensi Warga Lanjut Usia, 5 Kemantren di Pemkot Yogyakarta jadi Pilot Project

170
×

Atensi Warga Lanjut Usia, 5 Kemantren di Pemkot Yogyakarta jadi Pilot Project

Sebarkan artikel ini
SEHAT DAN PRODUKTIF: Petugas medis sedang memeriksa kesehatan lansia pada acara peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 di Taman Legawong, 8 Mei 2024. (Humas Kota Yogyakarta)

ZonaJogja.Com – Atensi Pemkot Yogyakarta terhadap warga lanjut usia (lansia) perlu diacungi jempol.

Sederet program terus dilakukan setiap tahun  untuk melayani para lansia yag berada di 14 kemantren se-Kota Yogyakarta

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

“Kami terus melakukan pemberdayaan ke Komisi Daerah Lanjut Usia. Sasaranya lansia yang masih aktif,” terang Ragil dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta kepada ZonaJogja.Com, hari ini (21/5/2024).

Disnakertrans juga menggelar musrenbang dengan tematik lansia. Ragil mengatakan,  Pemkot Yogyakarta juga baru  melakukan replikasi layanan lansia terintegrasi pilot project dari bappenas.

BERITA LAIN: Ratusan Kru AmbulanMu Dikumpulkan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Ada Apa?

HLUN 2024: Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo menyerahkan tumpeng HLUN ke-28 Kota Yogyakarta kepada perwakilan lansia. (Humas Kota Yogyakarta)

Wirogunan dipilih menjadi kampung pilot project. Sedangkan replikasi layanan lansia  baru dibangun Kelurahan Baciro, Gedongkiwo, Purbayan, Semaki dan Kotabaru.

Lantas, berapa jumlah lansia di Kota Yogyakarta?

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogyakarta menyebutkan jumlah lansia tercatat sebanyak 62.258 orang hingga Desember 2023.

Angkanya sekitar 15 persen lebih dari total penduduk Kota Yogyakarta sejumlah 414 ribu orang.

“Persentasenya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 14 persen,” terang Kepala Dindukcapil Kota Yogyakarta, Dra Septi Sri Rejeki.

BERITA LAIN: Konon, Isteri Prabu Brawijaya V Pernah Mandi di Sabdodadi Bantul, Lokasinya di Sini

SEPTI SRI REJEKI: Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta.

Dari jumlah itu, lansia terbanyak berada di Kemantren Umbulharjo. Angkanya 9.804 orang.

Di bawahnya Gondokusuman (6435), Mantrijeron (5.476), Tegalrejo (5.440), Mergangsan (5.070), Kotagede (4.817), Jetis (4.233), Wirobrajan (4.101).

Kraton (3.609), Danurejan (3.174), Gedongtengen (3.111), Ngampilan (2.749), Gondomanan (2.496), dan Pakualaman (1.743).

Itulah sebabnya, Pemkot Yogyakarta menaruh perhatian terhadap warga lanjut usia.

Terakhir, Pemkot Yogyakarta menyelenggarakan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28 di Taman Legawong, 8 Mei lalu.

BERITA LAIN: Bagaimana Memilih Sapi yang Sehat? Ini Tipsnya

Peringatan HLUN mengusung tema Mewujudkan Lansia Sehat, Bahagia, Mandiri dan Bermartabat Menuju Yogyakarta Kota Ramah Lansia.

Acara ini diikuti 145 lansia dari unsur Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Yogyakarta, Komisi Lansia Kemantren dan Kelurahan, serta Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia.

Di tempat ini, para lansia mengikuti  pemeriksaan kesehatan, motivasi kesehatan, dan  penguatan keagamaan.

Ragil mengatakan, peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) telah menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Kegiatan ini sebagai bagian pemberdayaan sosial,” ujar Ragil.

Harapannya, program kegiatan yang dilakukan selama ini membuat lansia masih bisa produktif. Dan, tentu saja tetap sehat di usia senja. (*)