Wisata

Djiwa Beats on The Floor: Djiwa Coffee Tambah Umur, Tambah Seru!

×

Djiwa Beats on The Floor: Djiwa Coffee Tambah Umur, Tambah Seru!

Sebarkan artikel ini
KOLABORASI: Owner Djiwa Coffee, Dyani Hasanah yang akrab disapa Dyani Dee, bersama DJ Irene. (Azam/ZonaJoja.Com)

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Di usia ke-7,  Djiwa Coffee membuktikan sebagai tempat nongkrong yang tetap disukai para penikmat minuman kopi.

Karakter yang kuat, kenyamanan dan konsistensi menjadi kunci keberlangsungan kafe yang berlokasi di Jalan Pandega Duta III/20b Manggung, Caturtunggal, Sleman.

Tak hanya menyajikan berbagai menu makanan dan minuman yang super enak.

Djiwa Coffee menjadi tempat mengasyikkan bagi mahasiswa menyelesaikan tugas kampus sembari menikmati menu-menu istimewa.

Seperti acara bertajuk Djiwa Playmate yang digelar 26 April, kemarin. Djiwa Coffee  menghadirkan tiga disk jockey kondang sekaligus.

BERITA LAIN: Pelanggan Telkomsel Dapat Rejeki Nomplok, Terima Rp 100 Juta dari Program Digosok Hepi

ENERJIK: DJ Irene dari Jakarta ikut memeriahkan ulang tahun ke-7 Djiwa Coffee. (istimewa)

Mereka adalah DJ Biwasss dengan nuansa slow country, DJ Leon, dan DJ Irene Guerrero dari Jakarta yang tampil enerjik.

Perayaan ulang tahun ke-7 Djiwa Coffee bukan sekadar pesta musik elektronik, melainkan selebrasi perjalanan yang penuh warna.

Sejak pertama berdiri, Djiwa Coffee tidak hanya menyajikan kopi dan makanan. Tetapi juga menghadirkan ruang yang hidup. Tempat yang  bisa menuangkan ide-ide berkembang, diskusi tumbuh, dan kreativitas bagi anak-anak  muda.

“Kami punya tempat khusus untuk belajar bagi mereka yang ingin suasana tenang dan seperti di rumah,” kata owner Djiwa Coffee, Dyani Hasanah yang akrab disapa Dyani Dee.

BERITA LAIN: Setelah 31 Tahun jadi Legenda di Yogyakarta, DAGADU Bakal Buka Outlet di Makassar dan Bali

Ada amphitheater untuk diskusi atau bedah film. Ada juga ruang meeting privat dengan toilet di dalam.

“Jadi tamu nggak perlu keluar,” imbuhnya.

Salah satu daya tarik utama Djiwa Coffee adalah konsep hommie yang begitu kental dirasakan.

Gaya hidup yang bebas, artistik, dan lepas dari kekakuan norma yang diterjemahkan dalam desain interior yang penuh warna, lampu-lampu temaram, dan sudut-sudut unik yang memanjakan mata.

Semua itu memberi kesan homy yang sulit ditemukan di tempat lain.

BERITA LAIN: 7 Tahun Djiwa Coffee, Tetap jadi Pilihan Nongkrong Anak Muda

Konsep tersebut  dipilih karena ingin mempertahankan orisinalitas bangunan lama Djiwa Coffee.

“Kami ingin pengunjung mendapatkan pengalaman yang berbeda, dengan vibes yang lebih intim dan personal,” ujar Dyani.

Djiwa Coffee juga serius dalam urusan menu. Beberapa sajian andalan seperti Nasi Goreng Djiwa Muda dan Spageti Carbonara menjadi favorit banyak tamu.

Sementara untuk pelepas dahaga, bisa memilih Mocktail, Dawet Coffee, Gendhis Coffee, dan Nawang Wulan menjadi minuman khas Djiwa Coffee yang unik dan menyegarkan.

Dengan berbagai fasilitas seperti mini teater, lounge, ruang meeting luas, hingga live music, Djiwa Coffee berhasil menjadi lebih dari sekadar tempat ngopi.

Ia adalah ruang yang hidup, bernapas, dan menyatu dengan gaya hidup urban kreatif Yogyakarta. (*)