Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Pasar modal di DIY terus menunjukkan perkembangan menggembirakan hingga akhir November 2025.
Seiring pencapaian rekor baru Indeks Harga Saham Gabungan (HSG) yang menembus level tertinggi sepanjang sejarah di angka 8.394,590 di bulan November, pasar modal DIY menunjukkan kemajuan pesat melalui berbagai kegiatan edukasi dan penghargaan.
Pencapaian tersebut tidak hanya mengindikasikan pertumbuhan investor baru.
Namun juga menggambarkan peran penting pasar modal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan inklusi finansial lebih luas.
Kepala Kantor BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan, pencapaian pasar modal di DIY sejalan tren nasional yang sangat positif.
Jutaan Orang jadi Investor Saham
Hingga Oktober 2025, Indonesia mencatatkan total 19.154.487 investor pasar modal. Dari jumlah itu, sebanyak 8.083.076 adalah investor saham.
“Jumlah investor di kalangan anak muda di bawah 30 tahun semakin aktif berinvestasi,” kata Irfan kepada wartawan (28/11/2025).
Pada tahun 2025, terdapat 4.282.848 investor baru. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya masyarakat terhadap pasar modal sebagai sarana investasi.
Soal dukungan terhadap kegiatan ekonomi, Bursa Efek Indonesia berkomitmen memperluas akses pembiayaan berkelanjutan. Juga mendukung pertumbuhan pasar modal di DIY.
“Kolaborasi yang solid antara pemerintah, BEI, dan pemangku kepentingan lain, ekosistem bisnis di DIY diharapkan semakin inklusif dan kompetitif.
BEI juga terus mengedepankan pentingnya edukasi dan literasi pasar modal untuk mendorong masyarakat semakin aktif berinvestasi. Menjadikan pasar modal sebagai pilar ekonomi berdaya saing tinggi.
“Kantor Perwakilan Yogyakarta optimistis pasar modal di DIY akan berkembang pesat,” ujar Irfan. (*)










